Jumat, 27 Februari 2026

Cuaca Ekstrem Nelayan di Sibolga Takut Melaut

- Senin, 26 Agustus 2019 08:35 WIB
Cuaca Ekstrem Nelayan di Sibolga Takut Melaut

Digtara.com | SIBOLGA – Selama sepekan terakhir, cuaca di wilayah pantai Barat Sumatera terbilang ekstrem, setiap sore hingga malam, angin kencang disertai hujan lebat melanda, akibatnya banyak nelayan enggan melaut sehingga berdampak pada kenaikan harga ikan di pasar.

Baca Juga:

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasion Bandara FL Tobing Pinang Sori diperkirakan cuaca ekstrem akan berlangsung hingga akhir bulan, dan telah mengeluarkan himbauan kepada para nelayan untuk waspada dikarenakan tinggi gelombang laut mencapai 4 meter.

Edi salah seorang nelayan penjaring salam membenarkan bahwa ia bersama dengan anak buah kapal (ABK) lainnya sepekan terakhir tidak melaut.

“Sudah seminggu ini kami tidak berangkat, ombak (gelombang-red) cukup tinggi, beberapa teman yang telah sempat berangkat terpaksa bertambat sementara di pulau menunggu keadaan cuaca membaik kembali,” ujarnya saat di temui di tangkahan NDH jalan Kh Ahmad Dahlan, kelurahan Pancuran bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Senin (26/8/2019).

Meski lanjutnya cuaca pada pagi hingga siang hari keadaan cerah, tidak menjamin akan terus bertahan. “Pengalaman saya kalau sudah masuk akhir tahun, cuaca tidak menentu, kadang cerah, kadang sudah sangat mengkhawatirkan jadi kami tidak mau mengambil resiko, kecuali menangkap ikan di daerah pinggir pantai yang jaraknya tidak jauh dari daratan sibolga,” ucapnya sembari menambahkan setiap kali berangkat ia menangkap ikan selama 7 hingga 10 hari.

Dengan kondisi nelayan yang tidak melaut, mengakibatkan perekonomian mereka menurun, Edi berharap kiranya pemerintah memperhatikan nasib mereka.

“Kalau tidak melaut kami beralih pekerjaan untuk memenuhi kehidupan dirumah. Dan sebahagian ada memperbaiki kapal. Kondisi kami ini kiranya pemerintah memperhatikan nasib nelayan yang tidak melaut, dan yang pastinya statusnya sebagai nelayan dibuktikan dengan kartu nelayan,” tambahnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hingga Akhir Februari, NTT Masih Rawan Dilanda Bibit Siklon Tropis

Hingga Akhir Februari, NTT Masih Rawan Dilanda Bibit Siklon Tropis

Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual

Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual

Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah

Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah

Dua Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang Saat Hujan di Kabupaten Sikka

Dua Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang Saat Hujan di Kabupaten Sikka

Rumah Warga Sikka Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Rumah Warga Sikka Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Cuaca Ekstrem, Dua Kapal Motor di Ende Tenggelam

Cuaca Ekstrem, Dua Kapal Motor di Ende Tenggelam

Komentar
Berita Terbaru