Gempa 6,6 Magnitude Goyang Australia Barat
Digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan analisis BMKG menunjukkan, gempabumi ini memiliki kekuatan 6,6 magnitude getarkan wilayah laut di sebelah utara Australia Barat diguncang gempabumi tektonik, Minggu (14/7) pukul 12.39 WIB
Baca Juga:
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 18,24 LS dan 120,3 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 878 km arah selatan Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di Utara Port Hedland, Australia Barat,†kata Rahmat.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempabumi di wilayah laut di Australia Barat ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar (strike-slip fault).
Gempa barat laut australia ini tercatat dengan baik pada sensor seismik BMKG seperti PLAI (Plampang) pukul 12:41 WIB, WBSI (Waikabubak) pukul 12:41 WIB, WSI (Waingapu) pukul 12:41 WIB, KLNI (Lombok) pukul 12:41 WIB, BATI (Kupang) pukul 12:41 WIB.
“Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di Waingapu, Sumbawa, Bima dalam skala intensitas III MMI dan Mataram II MMI,†sebut Rahmat.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan, gempabumi tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 13.04 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,†sebutnya.