Gempa Bumi Landa Sejumlah Wilayah di NTT
digtara.com - Sepanjang Kamis (27/2/2025) terjadi beberapa kali gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
- Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing
- Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB
- Tim Dokkes Polda NTT dan Polres Ngada Home Visit Ke Rumah Warga dan Tenda Pengungsian Tangani Masalah Kesehatan
Pada Kamis malam, gempa bumi tektonik M5,2 terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.
Walau tidak berpotensi tsunami namun gempa ini sempat mengkuatirkan dan membuat panik warga.
Gempa bum terjadi pada Kamis 27 Februari 2025 sekitar pukul 22.53.00 WIB atau pukul 23.53 Wita di wilayah Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
"Diguncang gempa tektonik," tulis Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya pada Kamis tengah malam.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,51° LS ; 120,83° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 175 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan akibat mekanisme "slab-pull" pada lempeng Indo-Australia.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal ).
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Waingapu, Kabupaten Sumba Timur dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 23.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Warga juga diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing
Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB
Tim Dokkes Polda NTT dan Polres Ngada Home Visit Ke Rumah Warga dan Tenda Pengungsian Tangani Masalah Kesehatan
Pria di TTS Modus Jual Ikan Sambil Jalankan Judi Online
20 Rumah Anggota Polres Manggarai Rusak Akibat Gempa