Sabtu, 17 Oktober 2026

AS Serang Iran Lagi, Harga Minyak Melambung di Atas USD 90 per Barel

Arie - Senin, 31 Agustus 2026 11:25 WIB
AS Serang Iran Lagi, Harga Minyak Melambung di Atas USD 90 per Barel
ARSIP-Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Senin (20/7/2026) waktu setempat, memicu eskalasi baru di Timur Tengah. [NY Post]

Selat Hormuz Jadi Perhatian Pasar

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa ranjau di perairan internasional Selat Hormuz telah dibersihkan.

Baca Juga:

Trump juga menegaskan akan mengambil tindakan terhadap setiap upaya untuk kembali menempatkan ranjau di jalur pelayaran tersebut.

Bagi pasar minyak, keamanan Selat Hormuz menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan. Ketegangan militer di sekitar kawasan tersebut dapat meningkatkan premi risiko dan mendorong harga minyak dunia bergerak lebih tinggi.

Lonjakan harga Brent ke atas USD 90 per barel menunjukkan bahwa pasar mulai memperhitungkan risiko geopolitik yang lebih besar terhadap pasokan energi.

Jika konflik AS dan Iran kembali meningkat atau aktivitas pelayaran di Selat Hormuz terganggu, tekanan terhadap harga minyak berpotensi semakin kuat.

Sebaliknya, meredanya ketegangan militer dapat mengurangi kekhawatiran pasar dan membuka peluang bagi harga minyak untuk kembali stabil.

Baca Juga:

Untuk saat ini, investor masih akan mencermati perkembangan konflik serta respons Iran setelah serangan Amerika Serikat di Pulau Larak.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru