AS Serang Iran Lagi, Harga Minyak Melambung di Atas USD 90 per Barel
Selat Hormuz Jadi Perhatian Pasar
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa ranjau di perairan internasional Selat Hormuz telah dibersihkan.Baca Juga:
Trump juga menegaskan akan mengambil tindakan terhadap setiap upaya untuk kembali menempatkan ranjau di jalur pelayaran tersebut.
Bagi pasar minyak, keamanan Selat Hormuz menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan. Ketegangan militer di sekitar kawasan tersebut dapat meningkatkan premi risiko dan mendorong harga minyak dunia bergerak lebih tinggi.
Lonjakan harga Brent ke atas USD 90 per barel menunjukkan bahwa pasar mulai memperhitungkan risiko geopolitik yang lebih besar terhadap pasokan energi.
Jika konflik AS dan Iran kembali meningkat atau aktivitas pelayaran di Selat Hormuz terganggu, tekanan terhadap harga minyak berpotensi semakin kuat.
Sebaliknya, meredanya ketegangan militer dapat mengurangi kekhawatiran pasar dan membuka peluang bagi harga minyak untuk kembali stabil.
Baca Juga:
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 28 September 2026 Melemah ke Rp17.978 per Dolar AS
Iran Tawarkan Proposal 7 Hari ke Amerika Serikat, Selat Hormuz Bisa Dibuka Kembali
Houthi Serang Arab Saudi, Konflik Timur Tengah Makin Memanas dan Selat Hormuz Terancam
ARab Saudi Diserang, Harga Minyak Dunia Melonjak 2,77 Persen, Brent Nyaris Tembus US$108 per Barel
IHSG Ambles Tiga Hari Beruntun, Analis Ungkap Penyebab dan Proyeksi Pergerakan Pekan Depan
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya
Kapolda NTT Minta Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Kapolda NTT Punya Program Jumat Keliling di Rumah Ibadah Pererat Kebersamaan dan Sampaikan Pesan Kamtibmas
Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung
Petani di Alor Dibacok Dua Pria Bersepeda Motor
Pria Nginap di Kost Perempuan, Penghuni Kost di Kupang Diberi Pembinaan
Camat Dan Kades di Kabupaten TTS Dibekali Soal Pencegahan Korupsi