Rela Jual Sawah Untuk Naik Haji, Doa Ingin Dapat Jodoh
digtara.com - Banyak cara orang untuk bisa naik haji. Jemaah haji kloter SOC 30 dari Kabupaten Grobogan Jawa Tengah, Sri Umiyati memilih untuk menjual sawah demi melaksanakan rukun islam kelima.Sri Umiyati mengatakan, jual sawah laku sekitar Rp 260 juta demi mewujudkan pesan orang tuanya (Bapaknya).
Baca Juga:
- Relawan NU Peduli Se-Jateng Bersama Stakeholder Apel Kesiapsiagaan Bencana, Gus Rozin: Kita Tepiskan Perbedaan-perbedaan untuk Kemanusiaan
- Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
- PGI Kota Semarang Resmi Dilantik, Prioritaskan Pembinaan Atlet Muda dan Target Sapu Bersih Medali Porprov
Uang dari penjualan sawah itu, kata Sri, sebanyak Rp 108 juta uang dia harus bayarkan untuk melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
Saat ditanya kenapa rela jual sawah? dengan tegas ia menjawab. "Ingin menyempurnakan agama, menjalankan rukun islam kelima. Bersyukur, alhamdulillah tahun ini bisa naik haji bersama sang putri," ucapnya.
Lailah Nur Faizah, putri Sri Umiyati berangkat menggantikan suaminya yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu.
Dalam doa yang dipanjatkan Laila saat puncak haji, ingin mendapat jodoh dan nikah tahun ini.
Baca Juga:"Saya ini ingin dapat jodoh dan nikah tahun ini. Ingin dapat suami yang baik, saleh dan bertanggung jawab," tegasnya. (San).
Ahsan Fauzi / MCH 2026
Sri Umiyati bersama putrinya Lailah Nur Faizah saat di
Relawan NU Peduli Se-Jateng Bersama Stakeholder Apel Kesiapsiagaan Bencana, Gus Rozin: Kita Tepiskan Perbedaan-perbedaan untuk Kemanusiaan
Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
PGI Kota Semarang Resmi Dilantik, Prioritaskan Pembinaan Atlet Muda dan Target Sapu Bersih Medali Porprov
KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat