Pastikan Layanan Haji Cepat dan Nyaman, Wapres dan Menhaj Tinjau Makkah Route Juanda
digtara.com - Menhaj Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau layanan Makkah Route di Bandara Internasional Juanda, Kamis (30/04/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia berjalan lancar serta seluruh fasilitas layanan bagi jemaah beroperasi secara optimal.
Baca Juga:
Menhaj menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah peningkatan kualitas layanan demi memberikan kenyamanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.
"Pemerintah ingin memastikan seluruh proses keberangkatan jemaah haji berjalan lancar, nyaman, dan memberikan kemudahan sejak dari tanah air. Kehadiran layanan Makkah Route menjadi salah satu langkah konkret untuk memangkas proses antrean imigrasi sehingga jemaah dapat lebih fokus mempersiapkan ibadahnya di Tanah Suci," ujar Menhaj.
Baca Juga:Menhaj menambahkan, modernisasi layanan haji akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.
"Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan haji dari tahun ke tahun melalui sistem yang lebih modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah. Pelayanan yang baik adalah bagian penting dari ikhtiar pemerintah dalam memberikan pengalaman ibadah yang lebih aman dan tertib bagi seluruh jemaah Indonesia," lanjutnya.
Sementara itu, Wapres menekankan pentingnya kesiapan layanan sejak proses keberangkatan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
"Kami ingin jemaah merasakan pelayanan yang semakin baik dan efisien. Pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dan pengawasan agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar serta memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman bagi masyarakat," tambahnya.
Program Makkah Route merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi dalam menghadirkan layanan fast track keimigrasian bagi jemaah haji Indonesia. Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan efisiensi proses keberangkatan sekaligus memperkuat kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dari tahun ke tahun. (San).
Baca Juga:
Puncak Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I Diprediksi 6 Mei, Sehari Ada 21 Kloter
Diawali Kloter 1 YIA, Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Makkah
Kemenhaj dan Polri Perkuat Satgas Haji Ilegal, Tiga WNI Pelaku Penipuan Haji Ditangkap di Saudi
Hari ke-8 Operasional Haji 1447 H: 40.796 Jemaah Diberangkatkan, Layanan Kesehatan Diperkuat di Madinah
Bawa Makanan Khas Daerah Bungkuslah Pakai Plastik Transparan Agar Tak Dibongkar