Perang AS–Israel vs Iran 2026: Daftar Negara Terdampak dan Siaga Tinggi
digtara.com - Kawasan Timur Tengah memanas setelah operasi militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026. Konflik yang dipicu laporan tewasnya Ali Khamenei itu kini berkembang menjadi eskalasi regional, dengan sejumlah negara berada dalam status siaga tinggi.
Baca Juga:
Negara dalam Status Waspada Tinggi (Zona Merah)
1. Irak
Baca Juga:Irak kembali menjadi arena benturan kepentingan. Serangan di sekitar Bandara Erbil memicu kekhawatiran meningkatnya aksi milisi pro-Iran terhadap pasukan koalisi pimpinan AS. Risiko instabilitas domestik dan konflik sektarian kembali menguat.
2. Lebanon
Kelompok Hezbollah menghadapi dilema strategis: membalas kematian Khamenei atau menahan diri demi menghindari konfrontasi besar dengan Israel. Situasi ini menempatkan Lebanon di posisi sangat rentan.
Turki mewaspadai tiga ancaman sekaligus: arus pengungsi dari Iran, potensi bangkitnya kelompok separatis Kurdistan seperti PJAK, serta krisis energi akibat terganggunya suplai gas dari Iran.
Negara Terdampak Serangan Langsung
Baca Juga:1. Uni Emirat Arab
Beberapa titik strategis dilaporkan terdampak, termasuk Bandara Internasional Zayed (Abu Dhabi), Bandara Dubai, Pelabuhan Jebel Ali, dan kawasan Palm Jumeirah. Infrastruktur sipil dan fasilitas logistik menjadi sorotan utama.
2. Qatar
3. Bahrain
Sebagai lokasi Armada Kelima Angkatan Laut AS, Bahrain memperketat keamanan dan menutup sejumlah fasilitas diplomatik menyusul ancaman serangan lanjutan.
Baca Juga:
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Harga Minyak Dunia Melonjak di Tengah Kebuntuan Perundingan AS-Iran
Kapal Mati Mesin di Perairan Otan, Dua Nelayan Diselamatkan Tim SAR Gabungan
Kabar Baik! Iran dan AS Dikabarkan Sepakati Kerangka Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali
Jaga Keamanan Perairan dan Kawasan Pelabuhan, Kapolres Sumba Timur Patroli Laut Bersama KSOP