Selasa, 25 Agustus 2026

Kabar Baik! Iran dan AS Dikabarkan Sepakati Kerangka Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali

Arie - Minggu, 24 Mei 2026 13:46 WIB
Kabar Baik! Iran dan AS Dikabarkan Sepakati Kerangka Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali
net
Ilustrasi Selat Hormuz

digtara.com - Ketegangan geopolitik antara Iran dan United States dilaporkan memasuki fase baru setelah muncul kabar bahwa kedua negara telah menyetujui rancangan awal kesepakatan damai komprehensif.

Baca Juga:

Laporan tersebut pertama kali diungkap media The New York Times pada Sabtu (23/5/2026). Dalam laporan itu disebutkan bahwa Teheran memberikan sinyal positif terhadap proposal perdamaian yang bertujuan meredakan konflik militer sekaligus memulihkan stabilitas kawasan.

Selat Hormuz Jadi Fokus Utama

Salah satu poin terpenting dalam rancangan kesepakatan tersebut adalah pembukaan kembali jalur pelayaran internasional di Strait of Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia karena menjadi lintasan utama distribusi minyak mentah dari kawasan Teluk menuju pasar global.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Anadolu Agency, Amerika Serikat disebut bersedia melonggarkan blokade laut terhadap Iran. Sebagai gantinya, Teheran menjamin keamanan kapal dagang asing yang melintas tanpa ancaman penyitaan maupun pungutan ilegal.

Kabar tersebut langsung memengaruhi pasar energi global. Harga minyak dunia dilaporkan mulai turun pada Minggu pagi (24/5/2026), dengan minyak mentah berada di kisaran US$97 per barel, sementara Brent bertahan sekitar US$103 per barel.

Baca Juga:

AS Disebut Akan Cairkan Aset Iran

Selain isu pelayaran, kesepakatan juga menyentuh aspek ekonomi dan finansial.

Pemerintah United States dikabarkan setuju mencairkan aset milik Iran senilai sekitar US$25 miliar atau setara kurang lebih Rp400 triliun yang selama ini dibekukan di sejumlah bank internasional.

Langkah tersebut dinilai dapat membantu pemulihan ekonomi Iran sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan diplomatik kedua negara.

Isu Nuklir Belum Masuk Kesepakatan

Meski kerangka damai disebut hampir rampung, isu program nuklir Iran belum dimasukkan ke dalam perjanjian utama.

Pembahasan mengenai pengayaan nuklir akan dilakukan dalam forum bilateral khusus dalam waktu sekitar 30 hingga 60 hari mendatang. Topik tersebut selama ini menjadi salah satu sumber utama ketegangan antara Washington dan Teheran.

Pakistan dan Qatar Jadi Mediator

Keberhasilan penyusunan rancangan damai ini disebut tidak lepas dari peran mediasi Pakistan dan Qatar.

Kedua negara disebut aktif menjembatani komunikasi antara Teheran dan Washington setelah hubungan kedua pihak sempat mengalami kebuntuan diplomatik dalam beberapa bulan terakhir.

Presiden Donald Trump turut memberikan sinyal positif terkait perkembangan tersebut.

Dari Gedung Putih, Trump menyebut bahwa sebagian besar isi kesepakatan damai sebenarnya telah selesai dinegosiasikan dan kini tinggal menyelesaikan detail akhir sebelum penandatanganan resmi dilakukan.

Jika benar terealisasi, kesepakatan ini berpotensi menjadi salah satu perkembangan geopolitik paling penting pada 2026 karena dapat memengaruhi stabilitas Timur Tengah, jalur perdagangan global, hingga harga energi dunia.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cara Ambil JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026 Tanpa Paklaring, Syarat dan Langkah Klaim

Cara Ambil JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026 Tanpa Paklaring, Syarat dan Langkah Klaim

Militer China Diduga Manfaatkan AI OpenAI dan Anthropic untuk Pengembangan Senjata

Militer China Diduga Manfaatkan AI OpenAI dan Anthropic untuk Pengembangan Senjata

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Rudal Meluas hingga Negara Teluk dan Selat Hormuz Kembali Ditutup

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Rudal Meluas hingga Negara Teluk dan Selat Hormuz Kembali Ditutup

Timur Tengah Membara Lagi! Iran Balas Serangan AS, Luncurkan Rudal dan Drone ke Sejumlah Pangkalan Militer Amerika

Timur Tengah Membara Lagi! Iran Balas Serangan AS, Luncurkan Rudal dan Drone ke Sejumlah Pangkalan Militer Amerika

Catatan Penyiaran Piala Dunia 2026 (1)

Catatan Penyiaran Piala Dunia 2026 (1)

Komentar
Berita Terbaru