Selasa, 24 Februari 2026

Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata

Arie - Jumat, 09 Januari 2026 06:29 WIB
Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata
ist
Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata

digtara.com -L dan M menjadi tersangka kasus kecelakaan laut yang menyebabkan KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada 26 Desember 2025 lalu.

Baca Juga:

L merupakan nahkoda kapal KM Putri Sakinah. Sementara M adalah Anak Buah Kapal (ABK) bagian mesin yang diduga turut berperan dalam terjadinya kecelakaan laut tersebut.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra membenarkan penetapan tersangka ini.

Penetapan tersangka dilakukan melalui gelar perkara di ruang Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga:
Gelar perkara berlangsung dari pukul 15.40 Wita hingga 17.20 Wita.

Gelar perkara tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi nomor LP/A/7/XII/2025/SPKT Satpolairud/Polres Manggarai Barat/Polda NTT, tanggal 30 Desember 2025.

Gelar perkara melibatkan unsur Ditreskrimsus Polda NTT, Propam, dan fungsi pengawasan internal.

"Disepakati penetapan dua tersangka dalam perkara kecelakaan kapal KLM Putri Sakinah," ujar Kabid Humas pada Kamis (8/1/2026) malam.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memaparkan hasil penyelidikan dan penyidikan awal, termasuk keterangan saksi, ahli, serta alat bukti lainnya.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 359 Undang-Undang nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP, juncto Pasal 330 Undang-Undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP, juncto pasal 20 huruf c Undang-Undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP, terkait kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Baca Juga:
Penyidik menilai terdapat unsur kelalaian dalam pengoperasian kapal yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan laut dengan korban jiwa.

Usai penetapan tersangka, penyidik Satreskrim Polres Manggarai Barat melanjutkan proses hukum dengan menyusun administrasi penyidikan, melakukan koordinasi intensif dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta menyusun dan melengkapi berkas perkara.

"Kami pastikan proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penanganan perkara ini menjadi atensi serius Polda NTT," tambah Kabid Humas.

Polda NTT mengimbau seluruh pelaku pelayaran dan transportasi laut agar selalu mengutamakan standar keselamatan, mengingat kelalaian dalam pelayaran dapat berdampak fatal dan berujung pada konsekuensi hukum.

Kecelakaan kapal ini terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025 sekitar pukul 20.45 Wita di perairan Selat Padar, desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat dengan titik koordinat 08 °36'35.26"S 119°36'42.84"E.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Perkuat Akses Dan Keselamatan Anak Sekolah, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Penyeberangan Warga di Manggarai Barat

Perkuat Akses Dan Keselamatan Anak Sekolah, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Penyeberangan Warga di Manggarai Barat

TKP Penemuan Jenazah WNA Kanada Bersih, Polisi Temukan Surat Wasiat

TKP Penemuan Jenazah WNA Kanada Bersih, Polisi Temukan Surat Wasiat

WNA Asal Canada Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri Dalam Kamar Hotel Labuan Bajo

WNA Asal Canada Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri Dalam Kamar Hotel Labuan Bajo

Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar

Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar

Ditpolairud Polda NTT Bersihkan Pantai Pulau Monyet Labuan Bajo Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo

Ditpolairud Polda NTT Bersihkan Pantai Pulau Monyet Labuan Bajo Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo

Pengemudi Mabuk Miras, Mobil Toyota Innova Tabrak Truk Sampah di Manggarai Barat

Pengemudi Mabuk Miras, Mobil Toyota Innova Tabrak Truk Sampah di Manggarai Barat

Komentar
Berita Terbaru