Kesimpulan Sementara Hasil Otopsi Korban Kereng Milik Cana, Pendarahan Otak Menjadi Penyebab Kematian
digtara.com – Polda Sumatera Utara telah melakukan proses otopsi terhadap korban kerangkeng manusia milik Cana.
Baca Juga:
Hasil sementara yang dikeluarkan oleh Tim Foreksik RS Bhayangkara Medan terhadap jenazah Dodi Santosa adalah adanya pendarahan di otak korban.
“Penyebab kematian korban diduga pendaharan pada rongga tengkorak kepala atas kanan karena adanya ruda paksa yang mengakibatkan jaringan otak kanan berwarna merah kecoklatan yang diduga merupakan darah,” ucap Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi, Jumat (15/04/2022).
Polda Sumatera Utara selesai melakukan ekshumasi (bongkar kuburan) terhadap satu jenazah korban keberingasan anggota Cana.
Baca: Keluarga Korban Kerangkeng Sempat Tolak Bongkar Makam
Diketahui korban bernama Dodi Santosa yang dimakamkan di TPU Dusun V Seribu jadi B, Desa Lau Lugur, Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat
Selama dua setengah jam, tim forensik membongkar makam Dodi yang diperkirakan meninggal dibulan Februari 2018.
Kesimpulan Sementara Hasil Otopsi Korban Kereng Milik Cana, Pendarahan Otak Menjadi Penyebab Kematian
Rusak Lingkungan, AMSUPL Desak Kapolres Langkat Tindak Galian C di Bahorok
Bupati Langkat Mandul, Blue Night Masih Terus Bebas Beroperasi
Syah Afandin Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan Rp224 Juta untuk Warga Langkat
Bupati Syah Afandin Lepas 50 Kafilah MTQ Langkat, Target Pertahankan Tiga Besar Sumut
Bupati Syah Afandin: Masjid Harus Jadi Pusat Pembinaan Generasi Muda