Kurs Rupiah Diramalkan Bakal Melemah
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Rabu (30/1/2019) kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) berpeluang melemah. Stabilnya pergerakan indeks dollar AS dan penurunan nilai penawaran masuk pada lelang Surat Utang Negara (SUN) menjadi sentimen yang menekan laju rupiah hari ini.
Baca Juga:
Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menyampaikan, indeks dollar AS diperkirakan akan bergerak terbatas di kisaran 95,80-95,90.
Stabilnya indeks dollar AS ditopang oleh berbagai sentimen. Pertama, para pelaku pasar berekspektasi suku bunga acuan AS tidak akan dinaikkan oleh The Federal Reserves dalam FOMC meeting hari ini. Kedua, isu perang dagang kembali mencuat setelah AS menuduh perusahaan teknologi China, Huawei, melanggar sanksi AS atas Iran.
“Sentimen-sentimen ini membuat investor tidak dapat melepaskan dollar AS sebagai aset safe haven,” ungkap Mikail dalam riset, hari ini.
Dari dalam negeri, penurunan penawaran yang masuk pada lelang SUN dari Rp 55,6 triliun menjadi Rp 48,6 triliun dapat menjadi katalis negatif terhadap rupiah.
Dengan demikian, Mikail memproyeksikan rupiah akan melemah di kisaran yang terbatas yakni Rp 14.050-Rp 14.100 per dollar AS.
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 27 Februari 2026, Melemah ke Rp16.787 Imbas Konflik AS-Iran
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 27 Februari 2026, Diproyeksi Melemah ke Rp16.780
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 25 Februari 2026 Diproyeksi Melemah, Tertekan Sentimen Global dan APBN
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 24 Februari 2026, Bergerak di Rentang Rp16.750–Rp16.900