Otot Rupiah Kembali Mengendur
digtara.com | JAKARTA – Otot rupiah kembali mengendur perdagangan Selasa (29/1). Mengutip Bloomberg, pukul 10.00 WIB di pasar spot rupiah melemah 0,15% ke level Rp 14.093 per dollar AS dari posisi Rp 14.072 per dollar AS.
Baca Juga:
Senasib, pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) rupiah melemah 0,43% ke level Rp 14.098 per dollar AS dari posisi Rp 14.038 per dollar AS.
Sempat menolak diakuisisi, kini Ophir masih beri perpanjangan waktu bagi Medco
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menyebut rupiah dalam tren pergerakan stabil dan menguat. Bahkan Gubernur BI Perry Warjiyo melihat penguatan ini didorong oleh empat hal yakni meningkatnya kepercayaan investor asing, terjalinnya koordinasi antara BI pemerintah dan OJK, bekerjanya mekanisme pasar dan ketahanan eksternal yang membaik.
Kepercayaan investor asing terus menguat dibuktikan dengan terus masuknya aliran modal asing melalui penanaman modal asing (PMA), investasi portfolio baik di obligasi, saham maupun aset keuangan lainnya.
Hari ini, pasar tengah memantau perkembangan perundingan dagang Amerika Serikat (AS)-China di tengah kasus Huawei. Perang dagang AS-China mulai memberikan eksesnya.
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 27 Februari 2026, Melemah ke Rp16.787 Imbas Konflik AS-Iran
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 27 Februari 2026, Diproyeksi Melemah ke Rp16.780
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 25 Februari 2026 Diproyeksi Melemah, Tertekan Sentimen Global dan APBN
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 24 Februari 2026, Bergerak di Rentang Rp16.750–Rp16.900