IHSG Perlahan Bangkit 4,44% Dalam Seminggu Terakhir
digtara.com – IHSG perlahan bangkit 4,44% dalam seminggu terakhir. Pada penutupan perdagangan Kamis (2/4/2020) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat sebesar 1,47% ke level 4.531,685.
Baca Juga:
Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menilai, secara teknikal IHSG berada pada uptrend jangka pendek.
Hal ini terlihat dari pergerakan IHSG yang mampu bertahan di atas rata-rata nilainya dalam lima hari terakhir (moving average/MA5) dan indikator moving average convergence divergence (MACD) membentuk golden cross.
Selain itu, pergerakan IHSG juga tersokong adanya kenaikan harga minyak. “Kenaikan harga minyak yang diakibatkan oleh pembelian dari China juga ikut membawa sentimen positif bagi bursa regional sejak sesi 2 tadi,†ujarnya.
Dalam catatan pada Kamis (2/4) benchmark Brent naik 11% pada awal perdagangan, naik 7,6% ke level US$ 26,63 per barel pada 13.30 GMT, sementara minyak mentah AS naik 7,8% ke level US$ 21,90 per barel.
Harga minyak menguat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Rusia dan Arab Saudi segera mencapai kesepakatan.
Nah untuk hari ini, Hendriko meramal IHSG berpotensi menguji resisten jangka menengah di level 4.560 dengan support di level 4.300.
Selain itu, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony berpendapat, menguatnya IHSG juga tak lepas dari sentimen stimulus oleh pemerintah.
Chris memprediksi IHSG pada Jumat (3/4) akan menguat dengan kisaran 4.500 hingga 4.650.
IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi 22 April 2026, Ini Rekomendasi Saham BRPT, CDIA hingga RATU
IHSG Rawan Lanjut Koreksi ke 7.245–7.527, MBMA hingga PTBA Jadi Pilihan Analis
IHSG Diprediksi Koreksi 21 April 2026, Rekomendasi Saham AUTO hingga BBRI
IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB
IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS