Kloter Pertama Embarkasi Yogyakarta Resmi Tiba di Prince Muhammad bin Abdul Aziz Internasional Airport Madinah
digtara.com - Jemaah haji Indonesia dari kloter I Embarkasi Yogyakarta tiba di Prince Muhammad bin Abdul Aziz Internasional Airport, Kota Madinah, Arab Saudi, Rabu (22/04/2026) pagi.Penerbangan perdana ini membawa rombongan jemaah dari Kloter 1 Embarkasi Yogyakarta (YIA 1) dan Kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1).
Baca Juga:
- Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
- KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
- Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat
Kedatangan Kloter Yogyakarta (YIA 1)
Berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan pertama yang menyentuh landasan bandara Madinah adalah jemaah dari Embarkasi Yogyakarta. Menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan GA6501, rombongan ini mendarat pada pukul 07.30 Waktu Arab Saudi (WAS), sedikit bergeser dari jadwal semula yakni pukul 06.15 WAS.
Sebelumnya, pesawat ini diberangkatkan dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan sempat mengalami keterlambatan (delay) sekitar 37 menit dari jadwal awal.
Baca Juga:
Kloter YIA 1 ini membawa total 360 orang, yang terdiri dari 157 laki-laki dan 203 perempuan. Dari total tersebut, sebanyak 356 orang adalah jemaah haji (116 di antaranya merupakan kategori lanjut usia atau lansia), sementara sisanya adalah petugas pendamping.
Tim pendamping terdiri dari dokter kloter dr. Nadia Chaerunnisa, perawat Ns. Rina W, Ketua Kloter H. M. Qomaruzzaman, serta pembimbing ibadah H. M. Roif. Selain itu, turut mendampingi petugas haji daerah yang menangani layanan kesehatan dan umum.
Jemaah Haji asal Kulonptogo DIY, Supomo Sentikno Sentono, 66, menyampaikan syukur karena sudah tiba di Madinah.
"Alhamdulillah saya akan haji bersama dengan anak dan istri," katanya.
Supomo Sentikno Sentono mengaku dirinya mendaftar haji sejak 2012 lalu.
Baca Juga:
"Alhamdulillah setelah 14 tahun menunggu bisa naik haji," akunya.
Sementara itu, Kepala PPIH Daker Bandara, Abdul Basir menjelaskan, keterlambatan penerbangan disebabkan kendala teknis keberangkatan di tanah air seperti kelebihan bagasi dan lain-lain. Selain itu seluruh jemaah yang tiba terpantau aman meskipun banyak yang masuk resiko tinggi.
Pengalaman kloter pertama ada beberapa jemaah pasport tertinggal, oleh sebab itu, Basir meminta kepada jemaah untuk menyiapkan dokumen-kokumen yang dibawa.
"Persiapkan dokumun-dokumen dengan baik, jangan sampai ketinggalan," pesannya. (San).
Baca Juga:
Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat
Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji
Ahsan Fauzi, Anggota MCH PPIH 2026: Tugasku Ibadahku
Berwisata Menikmati Kurma Premium Seraya Napak Tilas Sahabat Rasul Abdurrahman bin Auf
ANTAM UBS Naik! Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 31 Juli 2026
Klaim Saldo DANA Gratis hingga Rp400.000? Ini Cara Mendapatkannya Lewat Aplikasi Penghasil Uang
15 Aplikasi Penghasil Uang Tanpa Modal 2026, Bisa Cair ke DANA Tanpa Undang Teman
Berkas Lengkap, Kakek Pencabul Bocah Perempuan di Lembata Diserahkan ke Jaksa
Total 49 Ekor Sapi Milik Warga Di Desa Tunua-Kabupaten TTS Mati Karena Kedinginan
Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis
Konflik Warga di Manggarai Barat Dipicu Perebutan Tanah Lengko Warang