Senin, 08 Juni 2026

IHSG Rawan Lanjut Koreksi ke 7.245–7.527, MBMA hingga PTBA Jadi Pilihan Analis

Arie - Selasa, 21 April 2026 10:40 WIB
IHSG Rawan Lanjut Koreksi ke 7.245–7.527, MBMA hingga PTBA Jadi Pilihan Analis
net
Ilustrasi.

digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren koreksi pada perdagangan Selasa (21/4/2026), setelah ditutup di zona merah pada sesi sebelumnya.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup melemah 0,52% atau 39,89 poin ke level 7.594,11 pada Senin (20/4/2026). Sepanjang hari, indeks sempat bergerak di rentang 7.663,39 hingga 7.692,14.

Proyeksi IHSG: Uji Support Lebih Dalam

Baca Juga:
Tim analis MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini berada di fase rawan koreksi lanjutan.

Secara teknikal:

  • IHSG diperkirakan berada di akhir wave [iv] atau wave [a] dari wave B
  • Area koreksi terdekat di 7.245–7.527
  • Support: 7.488 dan 7.351
  • Resistance: 7.700 dan 7.861
Artinya, indeks masih berpotensi melemah untuk menutup gap yang terbentuk sebelumnya.

Saham Rekomendasi Hari Ini

Di tengah potensi koreksi, analis merekomendasikan strategi buy on weakness pada beberapa saham berikut:

Baca Juga:

  1. MBMA
  2. PTBA
  3. TAPG
  4. VKTR
Saham-saham ini dinilai masih memiliki peluang teknikal untuk rebound setelah koreksi.

Pergerakan Saham: Big Caps Campuran

Tekanan IHSG terutama datang dari saham-saham besar, seperti:

Baca Juga:
  1. UNVR turun 2,41%
  2. TPIA turun 2,02%
  3. PANI turun 1,96%
Sementara itu, beberapa saham masih menguat:

  • BBCA naik 0,78%
  • BBRI naik 0,29%
Top Gainers & Losers

Top gainers:

  • DEFI +34,97%
  • LCKM +34,88%
Top losers:

  • IDEA -9,38%
  • KETR -8,11%
Sentimen Global Masih Jadi Beban

Menurut analis Phintraco Sekuritas, tekanan pada IHSG dipicu meningkatnya ketidakpastian global.

Baca Juga:
Salah satu faktor utama adalah kembali memanasnya konflik di Timur Tengah, termasuk penutupan Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik di atas US$90 per barel.

Dari sisi teknikal:

  • Histogram MACD cenderung datar
  • Stochastic RSI berada di area overbought
Ini mengindikasikan potensi pelemahan lanjutan dalam jangka pendek.

IHSG saat ini berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Tekanan datang dari:

  • Sentimen global (harga minyak & geopolitik)
  • Aksi jual pada saham big caps
  • Sinyal teknikal yang belum kuat
Namun, peluang tetap ada melalui strategi selektif pada saham-saham yang sudah terkoreksi.

Baca Juga:
Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan masing-masing investor.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Berpotensi Masih Tertekan, Analis Rekomendasikan AADI hingga BMRI

IHSG Berpotensi Masih Tertekan, Analis Rekomendasikan AADI hingga BMRI

IHSG Menguat 1,11 Persen, Berpeluang Uji Level 6.484 pada Perdagangan Rabu

IHSG Menguat 1,11 Persen, Berpeluang Uji Level 6.484 pada Perdagangan Rabu

IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways di Kisaran 6.000–6.300

IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways di Kisaran 6.000–6.300

BI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

BI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil, Efek Rebalancing MSCI Bayangi Pergerakan Indeks

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil, Efek Rebalancing MSCI Bayangi Pergerakan Indeks

IHSG Ditutup Menguat ke 6.206, Saham BBRI, BBCA, dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Ditutup Menguat ke 6.206, Saham BBRI, BBCA, dan AMMN Jadi Penopang Utama

Komentar
Berita Terbaru