Selasa, 05 Mei 2026

Analis: Ekonomi Global Masih Hambat Pergerakan Rupiah

- Senin, 07 Oktober 2019 00:46 WIB
Analis: Ekonomi Global Masih Hambat Pergerakan Rupiah

digtara.com | JAKARTA – Diketahui, pada Jumat (4/10), rupiah ditutup menguat ke level Rp 14.138 per dolar AS, menguat 0,24% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.172 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah menguat 0,25% dari level Rp 14.173 per dolar AS pada Jumat (27/9).

Baca Juga:

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai masih bergerak fluktuatif di awal pekan. Rilis data domestik dan global menjadi motor pergerakan rupiah.

Sedangkan pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah ada di level Rp 14.135 per dolar AS, menguat 0,41% dari sehari sebelumnya. Selama sepekan, rupiah di kurs tengah BI menguat 0,44%.

Menanggapi hal tersebut, Analis Monex Investindo Futures Faisyal mengatakan, nilai tukar rupiah akan berbalik melemah di awal pekan. Ia menilai perlambatan ekonomi global masih menjadi hambatan bagi pergerakan rupiah.

Hanya saja, ia bilang ada angin segar untuk mengurangi tekanan seiring data tenaga kerja AS yang baru rilis lebih rendah dari perkiraannya 145.000 yakni hanya 136.000.
“Namun, tetap sentimen saat ini hindari aset berisiko,” ujar Faisyal.

Dia menebak rupiah masih sulit menguat dengan pergerakan di kisaran Rp 14.060 – Rp 14.200 per dolar AS.

Sementara, ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri justru optimistis mata uang garuda akan melanjutkan penguatan. Selain karena rilis data tenaga kerja AS yang bagus, Reny juga bilang rilis data cadangan devisa pada awal pekan nanti turut menopang penguatan rupiah.

Dirinya memperkirakan data cadangan devisa yang Indonesia masih akan tinggi. “Cadangan devisa masih cukup tinggi, masih akan berada di atas US$ 123 miliar,” jelas Reny.

Pergerakan rupiah di awal pekan masih berada di kisaran Rp 14.100 – Rp 14.175 per dolar AS dengan potensi menguat. [kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda

Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global

Komentar
Berita Terbaru