Jumat, 25 September 2026

Kadin Sumut dan Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Arie - Jumat, 25 September 2026 11:35 WIB
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Diskominfo Sumu
Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor didampingi sejumlah OPD menghadiri Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumut di Ballroom Hotel Adimulia Medan, Kamis (24/9/2026).

digtara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut serta seluruh pelaku usaha memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:

Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai penting untuk meningkatkan daya saing industri, memperluas akses pasar, mendorong investasi, serta membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Sumut Tahun 2026 sekaligus peringatan HUT ke-58 Kadin Indonesia di Hotel Adimulia Medan, Kamis (24/9/2026).

Pemprov Sumut Dorong Konektivitas dan Hilirisasi

Timur mengatakan Sumut memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor perkebunan, perikanan, kelautan, pariwisata, hingga industri pengolahan.

Menurutnya, berbagai potensi tersebut perlu dihubungkan dengan infrastruktur yang semakin efisien. Dengan begitu, biaya logistik dapat ditekan dan nilai tambah produk dari Sumut bisa meningkat.

"Sebanyak 40% (dari APBD Sumut) dianggarkan untuk infrastruktur dan ini diwajibkan oleh pemerintah pusat. Itulah yang dilaksanakan oleh Dinas PU dan Sumber Daya Air. Karena itu, Pemprov Sumut tidak bisa melaksanakan sendiri. Harus ada Kadin, pelaku usaha di dalamnya," ujar Timur.

Baca Juga:
Ia menyebut sejumlah langkah perlu diperkuat untuk mendorong perekonomian Sumut, termasuk meningkatkan konektivitas, mempercepat hilirisasi industri, serta memperluas akses pembiayaan dan investasi berkualitas.

Pemprov Sumut juga berkomitmen mempercepat realisasi investasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Investasi diharapkan tidak sekadar membawa masuk modal, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mendorong transfer teknologi, serta memperkuat kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM.

Selain itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang, sekaligus membantu UMKM agar mampu berkembang dan menembus pasar global.

"Saya berharap hasil Rapimprov ini tidak berhenti pada pembahasan di ruang sidang, tetapi ditindaklanjuti menjadi program kerja yang terukur, memperkuat konektivitas antarwilayah, memperluas akses pasar, mendorong hilirisasi industri, serta memperkokoh kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara," katanya.

Kadin Sumut Soroti Potensi Ekonomi Daerah

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara mengatakan Sumut memiliki berbagai modal ekonomi yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Ia menyebut sektor perkebunan menjadi salah satu kekuatan Sumut dengan komoditas seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao.

Selain itu, Sumut memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang menjadi basis industri hilir kelapa sawit dan produk turunannya.

Firsal juga menyoroti Kuala Tanjung sebagai pelabuhan dan simpul logistik di jalur Selat Malaka, Bandara Kualanamu sebagai gerbang udara internasional di Pulau Sumatera, serta Tol Trans Sumatera yang mendukung konektivitas antarkota dan pusat produksi.

Danau Toba juga menjadi salah satu aset penting karena berstatus sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional.

Baca Juga:
"Ini menjadi modal besar dan sudah sepatutnya kita tumbuh lebih cepat dari rata-rata nasional. Pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan II mencapai 5,06%, meningkat dibanding triwulan sebelumnya," ucap Firsal.

Kadin Minta Hambatan Dunia Usaha Diperkuat

Meski memiliki potensi besar, Firsal mengatakan dunia usaha masih menghadapi sejumlah tantangan di berbagai daerah.

Persoalan tersebut antara lain ketimpangan antarwilayah, ketergantungan terhadap komoditas mentah, tekanan fiskal daerah, akses pembiayaan, kapasitas UMKM, hingga iklim investasi.

Ia menilai pembangunan Kepulauan Nias yang dilakukan Pemprov Sumut dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha, termasuk anggota Kadin Sumut, khususnya di sektor konstruksi.

Firsal juga menyebut pelaku usaha memiliki peran besar dalam perputaran ekonomi Sumut.

"Kami mewakili seluruh pengusaha di sini. Kami yang memutar perekonomian Sumut lebih dari 90%. Jadi kami mohon dikasih karpet merah untuk berinvestasi, saya juga sampaikan nanti ke Pak Gubernur. Sehingga bisa memberikan manfaat lebih untuk Sumut," ujarnya.

Melalui Rapimprov Kadin Sumut 2026, pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat kerja sama yang lebih terukur untuk meningkatkan investasi, konektivitas, hilirisasi, akses pasar, dan pengembangan UMKM di Sumatera Utara.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dukung UMKM, Kapolda NTT Borong Produk Binaan Polsek Kualin TTS

Dukung UMKM, Kapolda NTT Borong Produk Binaan Polsek Kualin TTS

Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL

Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL

Kadin Sumut Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Victoria Australia, Fokus 5 Sektor Unggulan

Kadin Sumut Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Victoria Australia, Fokus 5 Sektor Unggulan

Kadin Sumut Sambut Baik Penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan Sumut–Korsel

Kadin Sumut Sambut Baik Penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan Sumut–Korsel

2.000 Pelari Padati Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Ahmad Luthfi: Lari Sehat, UMKM Menguat

2.000 Pelari Padati Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Ahmad Luthfi: Lari Sehat, UMKM Menguat

Pajak E-Commerce Mulai Berlaku 1 Agustus 2026, Siapa yang Wajib Bayar dan Bagaimana Mekanismenya?

Pajak E-Commerce Mulai Berlaku 1 Agustus 2026, Siapa yang Wajib Bayar dan Bagaimana Mekanismenya?

Komentar
Berita Terbaru