Kadin Sumut dan Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
digtara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut serta seluruh pelaku usaha memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga:
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Sumut Tahun 2026 sekaligus peringatan HUT ke-58 Kadin Indonesia di Hotel Adimulia Medan, Kamis (24/9/2026).
Pemprov Sumut Dorong Konektivitas dan Hilirisasi
Timur mengatakan Sumut memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor perkebunan, perikanan, kelautan, pariwisata, hingga industri pengolahan.Menurutnya, berbagai potensi tersebut perlu dihubungkan dengan infrastruktur yang semakin efisien. Dengan begitu, biaya logistik dapat ditekan dan nilai tambah produk dari Sumut bisa meningkat.
"Sebanyak 40% (dari APBD Sumut) dianggarkan untuk infrastruktur dan ini diwajibkan oleh pemerintah pusat. Itulah yang dilaksanakan oleh Dinas PU dan Sumber Daya Air. Karena itu, Pemprov Sumut tidak bisa melaksanakan sendiri. Harus ada Kadin, pelaku usaha di dalamnya," ujar Timur.
Baca Juga:Ia menyebut sejumlah langkah perlu diperkuat untuk mendorong perekonomian Sumut, termasuk meningkatkan konektivitas, mempercepat hilirisasi industri, serta memperluas akses pembiayaan dan investasi berkualitas.
Pemprov Sumut juga berkomitmen mempercepat realisasi investasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Investasi diharapkan tidak sekadar membawa masuk modal, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mendorong transfer teknologi, serta memperkuat kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM.
Selain itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang, sekaligus membantu UMKM agar mampu berkembang dan menembus pasar global.
"Saya berharap hasil Rapimprov ini tidak berhenti pada pembahasan di ruang sidang, tetapi ditindaklanjuti menjadi program kerja yang terukur, memperkuat konektivitas antarwilayah, memperluas akses pasar, mendorong hilirisasi industri, serta memperkokoh kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara," katanya.
Kadin Sumut Soroti Potensi Ekonomi Daerah
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara mengatakan Sumut memiliki berbagai modal ekonomi yang dapat dikembangkan lebih lanjut.Ia menyebut sektor perkebunan menjadi salah satu kekuatan Sumut dengan komoditas seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao.
Selain itu, Sumut memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang menjadi basis industri hilir kelapa sawit dan produk turunannya.
Firsal juga menyoroti Kuala Tanjung sebagai pelabuhan dan simpul logistik di jalur Selat Malaka, Bandara Kualanamu sebagai gerbang udara internasional di Pulau Sumatera, serta Tol Trans Sumatera yang mendukung konektivitas antarkota dan pusat produksi.
Danau Toba juga menjadi salah satu aset penting karena berstatus sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional.
Baca Juga:"Ini menjadi modal besar dan sudah sepatutnya kita tumbuh lebih cepat dari rata-rata nasional. Pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan II mencapai 5,06%, meningkat dibanding triwulan sebelumnya," ucap Firsal.
Dukung UMKM, Kapolda NTT Borong Produk Binaan Polsek Kualin TTS
Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL
Kadin Sumut Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Victoria Australia, Fokus 5 Sektor Unggulan
Kadin Sumut Sambut Baik Penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan Sumut–Korsel
2.000 Pelari Padati Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Ahmad Luthfi: Lari Sehat, UMKM Menguat