Digitalisasi Bansos Mulai Oktober 2026, Ini Tantangan Besar yang Dihadapi Pemerintah
Akademisi Soroti Masalah Integrasi Data
Di sisi lain, akademisi mengingatkan bahwa keberhasilan digitalisasi bansos tidak cukup hanya mengandalkan aplikasi dan teknologi.Baca Juga:
- Bansos PKH dan BPNT 2026 Cair? Cek Penerima dan Status Bansos Lewat NIK KTP
- Mangkir Dari Panggilan Polisi Kasus Korupsi Bantuan Kapal Penangkap Ikan di Ende, Mantan Pejabat Kemensos RI Diamankan Polres Ende di Bandung
- Bansos PKH dan BPNT April 2026 Cair: Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima Lewat HP
Pakar Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Ulung Pribadi, menilai persoalan utama justru berada pada tata kelola data.
Menurut Ulung, masih terdapat banyak basis data dan aplikasi milik kementerian serta lembaga yang belum sepenuhnya terhubung.
"Masalah utamanya adalah banyaknya basis data dan aplikasi kementerian yang belum benar-benar terhubung," ujarnya.
Ia juga menyoroti capaian proyek percontohan digitalisasi bansos. Dari target 12,5 juta keluarga, baru sekitar satu juta keluarga atau 8 persen yang berhasil terdaftar di 43 kabupaten/kota.
Karena itu, pemerintah dinilai perlu melakukan pembenahan mendasar terhadap tata kelola data, mulai dari proses pengumpulan, pemutakhiran, pertukaran, hingga verifikasi data calon penerima bantuan.
Baca Juga:
Tiga Langkah Penting untuk Digitalisasi Bansos
Ulung mengusulkan tiga langkah yang perlu dilakukan pemerintah agar digitalisasi bansos berjalan lebih efektif.Pertama, menerapkan prinsip Once-Only Data. Dengan prinsip ini, masyarakat cukup menyerahkan data satu kali dan data tersebut dapat digunakan berbagai instansi yang membutuhkan.
Kedua, menetapkan penanggung jawab tunggal. Harus ada satu lembaga yang memiliki tanggung jawab akhir sehingga tidak terjadi saling lempar tanggung jawab ketika ditemukan kesalahan data.
Ketiga, menyediakan mekanisme koreksi secara cepat. Kanal pengaduan harus mudah diakses masyarakat dan memiliki batas waktu penyelesaian maksimal tujuh hari.
Mekanisme tersebut penting agar masyarakat yang sebenarnya memenuhi syarat tidak kehilangan hak menerima bansos akibat kesalahan dalam sistem.
Digitalisasi Bansos Harus Tetap Utamakan Akurasi
Digitalisasi bansos diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi dan penyaluran bantuan. Waktu verifikasi kelayakan penerima yang sebelumnya membutuhkan sekitar 75 hingga 200 hari ditargetkan dapat dipangkas menjadi satu menit hingga enam jam.Namun, percepatan proses tidak boleh mengorbankan akurasi data dan keadilan bagi penerima.
Dengan target implementasi nasional mulai pekan ketiga Oktober 2026, pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama memastikan integrasi data, kesiapan infrastruktur perbankan di daerah, mekanisme pengaduan, serta akses masyarakat terhadap layanan digital.
Keberhasilan digitalisasi bansos pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah memastikan bantuan tetap diterima masyarakat yang benar-benar berhak.
Baca Juga:
Bansos PKH dan BPNT 2026 Cair? Cek Penerima dan Status Bansos Lewat NIK KTP
Mangkir Dari Panggilan Polisi Kasus Korupsi Bantuan Kapal Penangkap Ikan di Ende, Mantan Pejabat Kemensos RI Diamankan Polres Ende di Bandung
Bansos PKH dan BPNT April 2026 Cair: Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima Lewat HP
Cara Daftar BLT Kesra 2025 agar Dapat Bantuan Rp900.000, Syarat dan Cara Cek Penerima
BPNT Tahap 3 Cair Rp 600 Ribu! Begini Cara Cek di Rekening Himbara Anda
Bulog Siap Salurkan Bantuan Beras ke 18,27 Juta Penerima di Seluruh Indonesia
Mazda Pamerkan 3 Mobil Terbaru di BCA Expo Medan 2026, Harga Mulai Rp524 Jutaan
Digitalisasi Bansos Mulai Oktober 2026, Ini Tantangan Besar yang Dihadapi Pemerintah
Tim URC Jatantas Polresta Kupang Kota Tangkap Pelaku Pengeroyokan Dua Pemuda
Mana yang Lebih Unggul: iPhone Duo vs Samsung Galaxy Z Fold8 ?
Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia
Terungkap! Ini Alasan BGN Hentikan MBG untuk 1.653 Sekolah
10 Saham Pendorong IHSG Sepekan, AMMN Jadi Kontributor Terbesar