Kamis, 10 September 2026

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Menguat ke Rp17.480, Sentimen Konsumen Jadi Pendorong

Arie - Kamis, 10 September 2026 09:40 WIB
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Menguat ke Rp17.480, Sentimen Konsumen Jadi Pendorong
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan kembali menguat pada perdagangan Kamis (10/9/2026).

Baca Juga:

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah hari ini berpotensi menguat menuju level Rp17.480 per dolar AS.

Proyeksi tersebut menyusul penguatan signifikan rupiah pada perdagangan Rabu (9/9/2026).

Rupiah Menguat 121 Poin pada Perdagangan Rabu

Rupiah ditutup menguat 121 poin atau 0,69% ke level Rp17.511 per dolar AS pada Rabu (9/9/2026).

Penguatan rupiah terjadi ketika pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS berlangsung bervariasi.

Yen Jepang menguat 0,47%, dolar Singapura naik 0,07%, dolar Taiwan menguat 0,16%, dan won Korea Selatan naik 0,31%.

Baca Juga:
Sementara itu, dolar Hong Kong melemah 0,01%. Yuan China menguat tipis 0,01%, ringgit Malaysia turun 0,13%, sedangkan baht Thailand menguat 0,19% terhadap dolar AS.

Data Penjualan Ritel dan Keyakinan Konsumen Jadi Sentimen Positif

Ibrahim menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong penguatan rupiah cukup tajam adalah data penjualan ritel dan indeks keyakinan konsumen yang menunjukkan hasil positif.

Menurutnya, indeks keyakinan konsumen berada di level 118,5. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan posisi pada Juli 2026 dan menjadi kenaikan terbaik sejak Januari 2026.

"Di luar ekspektasi, indeks keyakinan konsumen itu lebih tinggi dibandingkan di bulan Juli, yaitu di 118,5. Kenaikan ini adalah kenaikan terbaik dari bulan Januari tahun 2026," kata Ibrahim, Rabu (9/9/2026).

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III

Membaiknya indeks keyakinan konsumen turut meningkatkan optimisme terhadap kondisi perekonomian domestik.

Ibrahim menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 sebesar 5,3% yang dicanangkan pemerintah kemungkinan besar dapat tercapai.

Kondisi ekonomi domestik yang relatif positif menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan pelaku pasar terhadap aset Indonesia.

Arus Modal Asing Berpotensi Kembali Masuk

Ibrahim menuturkan bahwa data ekonomi internal yang cukup baik dapat mendorong optimisme pasar terhadap prospek Indonesia.

Salah satu dampaknya adalah potensi kembali masuknya arus modal asing ke dalam negeri. Aliran modal tersebut dapat memberikan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah hari ini diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan menuju Rp17.480 per dolar AS.

Meski demikian, pergerakan rupiah tetap akan dipengaruhi oleh sentimen global dan perkembangan pasar keuangan internasional.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Komentar
Berita Terbaru