10 Cara Menghemat Listrik dengan AC Inverter, Ikuti Tips Ini agar Tagihan Bulanan Lebih Murah
digtara.com - AC inverter semakin menjadi pilihan banyak rumah tangga karena dikenal lebih hemat listrik dibandingkan AC non-inverter. Teknologi inverter memungkinkan kompresor bekerja secara otomatis menyesuaikan kebutuhan pendinginan, sehingga tidak sering mati dan menyala seperti AC konvensional.
Baca Juga:
Kesalahan dalam mengatur suhu maupun penggunaan sehari-hari justru dapat membuat konsumsi listrik meningkat.
Berikut cara menghemat listrik dengan AC inverter agar performanya tetap optimal dan tagihan listrik bulanan tidak membengkak.
1. Atur Suhu AC di Kisaran 24–26 Derajat Celsius
Salah satu cara paling efektif menghemat listrik adalah mengatur suhu AC pada kisaran 24–26 derajat Celsius. Suhu tersebut sudah cukup nyaman bagi sebagian besar orang sekaligus menjaga konsumsi daya tetap rendah.Hindari langsung mengatur suhu hingga 16–18 derajat Celsius dengan harapan ruangan lebih cepat dingin. Semakin rendah suhu yang dipilih, semakin besar pula beban kerja kompresor dan konsumsi listrik yang dibutuhkan.
Baca Juga:Biarkan AC mendinginkan ruangan secara bertahap. Setelah suhu ruangan terasa nyaman, pertahankan pengaturan tersebut agar kompresor bekerja lebih efisien.
2. Aktifkan Mode Eco atau Sleep
Sebagian besar AC inverter modern telah dilengkapi fitur Eco, Sleep, atau Energy Saving yang dirancang untuk mengurangi konsumsi listrik.Mode Eco membantu membatasi daya kompresor agar bekerja lebih efisien, sedangkan Mode Sleep secara otomatis menaikkan suhu beberapa derajat saat malam hari sehingga tetap nyaman tanpa menghabiskan banyak listrik.
Manfaatkan juga fitur timer agar AC mati secara otomatis ketika ruangan sudah tidak digunakan.
3. Pastikan Ruangan Tertutup Rapat
Ruangan yang tidak tertutup rapat membuat udara dingin mudah keluar dan udara panas masuk. Akibatnya, kompresor harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu yang diinginkan.Untuk ruangan yang terkena sinar matahari langsung, gunakan tirai atau gorden tebal guna mengurangi panas dari luar.
4. Bersihkan Filter AC Secara Berkala
Filter yang kotor menghambat aliran udara sehingga AC membutuhkan tenaga lebih besar untuk mendinginkan ruangan.Bersihkan filter minimal setiap dua minggu sekali, terutama jika lingkungan rumah berdebu. Gunakan air bersih dan sabun ringan, kemudian pastikan filter benar-benar kering sebelum dipasang kembali.
Selain filter, unit outdoor juga perlu dibersihkan secara rutin agar proses pembuangan panas tetap optimal.
Baca Juga:
5. Hindari Terlalu Sering Mematikan dan Menyalakan AC
Berbeda dengan AC konvensional, AC inverter lebih efisien ketika mempertahankan suhu ruangan secara stabil.Jika Anda hanya meninggalkan ruangan selama kurang dari satu hingga dua jam, sebaiknya jangan langsung mematikan AC. Naikkan suhu beberapa derajat atau aktifkan mode hemat energi agar kompresor tetap bekerja secara efisien.
Menyalakan kembali AC saat ruangan sudah panas justru membutuhkan daya lebih besar pada awal pengoperasian.
Sebagai gambaran, AC ½ PK cocok untuk ruangan sekitar 9–12 meter persegi, sedangkan AC 1 PK lebih sesuai digunakan pada ruangan berukuran 12–18 meter persegi.
AC yang kapasitasnya terlalu kecil akan bekerja terus-menerus, sedangkan AC yang terlalu besar tidak beroperasi pada titik efisiensi terbaiknya.
7. Gunakan Kipas Angin sebagai Pendamping
Mengombinasikan AC inverter dengan kipas angin atau air circulator dapat membantu menyebarkan udara dingin secara lebih merata.Dengan sirkulasi udara yang lebih baik, Anda bisa menaikkan suhu AC sekitar satu hingga dua derajat Celsius tanpa mengurangi kenyamanan. Cara sederhana ini terbukti membantu mengurangi konsumsi listrik.
Baca Juga:
8. Perhatikan Penempatan Unit Indoor dan Outdoor
Posisi pemasangan AC juga berpengaruh terhadap efisiensi kerja perangkat.Pastikan unit indoor tidak terhalang furnitur sehingga aliran udara dapat menyebar dengan baik.
Sementara itu, unit outdoor sebaiknya ditempatkan di lokasi yang teduh dan memiliki sirkulasi udara yang lancar. Hindari paparan sinar matahari langsung sepanjang hari karena dapat meningkatkan beban kerja sistem pendingin.
9. Gunakan Mode Turbo Secukupnya
Mode Turbo atau Powerful berguna untuk mempercepat proses pendinginan saat AC pertama kali dinyalakan.Namun, fitur ini sebaiknya tidak digunakan dalam waktu lama. Setelah suhu ruangan tercapai, segera kembali ke mode Auto atau Normal agar teknologi inverter dapat mengatur kecepatan kompresor secara otomatis dan lebih hemat listrik.
10. Lakukan Servis AC Secara Berkala
Perawatan rutin merupakan salah satu kunci menjaga efisiensi AC inverter.Lakukan servis setidaknya satu kali dalam setahun agar teknisi dapat memeriksa kondisi freon, evaporator, kondensor, serta memastikan seluruh komponen bekerja dengan baik.
AC yang terawat tidak hanya lebih hemat listrik, tetapi juga memiliki umur pakai yang lebih panjang.
Kesimpulan
Menghemat listrik dengan AC inverter tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kebiasaan penggunanya.Baca Juga:Mengatur suhu di kisaran ideal, memanfaatkan mode hemat energi, menjaga ruangan tetap tertutup, membersihkan filter secara rutin, hingga melakukan servis berkala merupakan langkah sederhana yang dapat menekan konsumsi listrik secara signifikan.
Dengan menerapkan berbagai tips tersebut, AC inverter dapat memberikan kesejukan maksimal sekaligus membantu mengurangi tagihan listrik setiap bulan.
5 Alat Elektronik yang Paling Banyak Mengonsumsi Listrik di Rumah
Kini, Pelanggan PLN Bisa Cek Estimasi Tagihan Listrik dengan Aplikasi SwaCAM
Kata PLN, Tagihan Listrik November 2020 Bisa Turun Sampai Rp 50 Ribu
Ini Penjelasan PLN Terkait Naiknya Tagihan Listrik di Bulan Juni
Tak Ada Pencatat Meter, Begini Cara Menghitung Tagihan Listrik Bulan Ini