Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp17.986–Rp18.030 per Dolar AS
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.986 hingga Rp18.030 per dolar AS.
Baca Juga:
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah masih dibayangi sejumlah sentimen global, terutama terkait arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Menurutnya, pelaku pasar masih mengantisipasi langkah Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi guna menjaga inflasi tetap berada di kisaran target 2 persen.
Di sisi lain, meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut mendorong kenaikan harga minyak dunia. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terhadap potensi inflasi energi yang dapat memengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral AS.
"Meski tekanan inflasi mulai mereda, meningkatnya konflik di Timur Tengah membuat investor tetap berhati-hati karena kenaikan harga energi berpotensi memicu inflasi baru dan membatasi ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya," ujar Ibrahim.
Baca Juga:
Rupiah Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Menanti Arah Suku Bunga The Fed
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950