Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
digtara.com - Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 2 dolar AS per barel pada perdagangan Kamis (11/6/2026) setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz sebagai respons atas serangan udara lanjutan yang dilakukan Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:
Komando militer gabungan Iran menyatakan Selat Hormuz ditutup sepenuhnya untuk kapal tanker minyak maupun kapal komersial. Teheran menegaskan akan mengambil tindakan terhadap kapal yang mencoba melintasi jalur strategis tersebut.
Namun, militer AS membantah klaim tersebut. Melalui pernyataan resminya di platform X, Washington menyebut aktivitas pelayaran komersial di Selat Hormuz masih berlangsung normal dan tidak ada kapal perang AS yang menjadi sasaran serangan.
Pernyataan itu sekaligus membantah laporan media pemerintah Iran yang mengklaim telah menyerang kapal-kapal AS di kawasan tersebut menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone).
Ketegangan kembali meningkat setelah militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Rabu (10/6/2026) pukul 17.15 waktu setempat atau Kamis (11/6/2026) pukul 04.15 WIB. Aksi saling serang tersebut memicu kekhawatiran akan pecahnya kembali konflik berskala besar di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga:Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran vital yang menghubungkan kawasan Teluk dengan pasar energi global. Sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia diangkut melalui selat tersebut, sehingga setiap gangguan dapat berdampak signifikan terhadap harga energi internasional.
Di tengah meningkatnya ketidakpastian pasokan, Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 7,2 juta barel menjadi 426,5 juta barel pada pekan yang berakhir 5 Juni 2026. Penurunan tersebut jauh lebih besar dibandingkan perkiraan analis yang hanya memproyeksikan penurunan sekitar 4 juta barel.
IHSG Ambles Tiga Hari Beruntun, Analis Ungkap Penyebab dan Proyeksi Pergerakan Pekan Depan
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif
Prediksi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 21 Juli 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp18.000