Minggu, 31 Mei 2026

Pertamina Pertahankan Harga BBM Nonsubsidi hingga Akhir Mei 2026

Arie - Minggu, 31 Mei 2026 13:15 WIB
Pertamina Pertahankan Harga BBM Nonsubsidi hingga Akhir Mei 2026
net
Ilustrasi.

digtara.com -PT Pertamina Patra Niaga memutuskan mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh Indonesia hingga Minggu, 31 Mei 2026.

Baca Juga:

Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan harga energi global serta mengacu pada formula penetapan harga yang berlaku.

Dengan kebijakan ini, masyarakat tidak akan menghadapi perubahan harga BBM nonsubsidi menjelang pergantian bulan Juni.

Seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina masih menerapkan tarif yang ditetapkan pada penyesuaian harga sebelumnya.

Harga Tetap Mengacu pada Penyesuaian Mei 2026

Stabilnya harga BBM pada akhir Mei merupakan kelanjutan dari kebijakan yang diberlakukan sejak 4 Mei 2026.

Pada saat itu, Pertamina melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk nonsubsidi, terutama bensin beroktan tinggi dan bahan bakar diesel, seiring meningkatnya harga minyak mentah dunia.

Baca Juga:

Perubahan harga tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kenaikan biaya distribusi energi global hingga ketidakpastian geopolitik internasional yang berdampak pada rantai pasok minyak mentah.

Selain faktor eksternal, harga BBM nonsubsidi di dalam negeri juga dipengaruhi oleh kebijakan perpajakan. Berdasarkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), BBM nonsubsidi termasuk kategori Barang Kena Pajak (BKP) sehingga dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen.

Pengenaan pajak tersebut dihitung bersama komponen Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang besarannya berbeda di setiap daerah.

Harga Berbeda di Tiap Wilayah

Perbedaan tarif PBBKB dan biaya distribusi menyebabkan harga BBM nonsubsidi tidak seragam di seluruh Indonesia. Namun, untuk BBM subsidi dan BBM kompensasi, pemerintah tetap memberikan perlakuan khusus sehingga tidak dikenakan PPN 12 persen dan harganya relatif lebih terjangkau bagi masyarakat.

Sepanjang 2026, harga BBM nonsubsidi sempat mengalami fluktuasi. Sebagai contoh, harga Pertamax di wilayah DKI Jakarta pada awal Januari 2026 turun dari Rp13.350 menjadi Rp12.350 per liter. Penurunan tersebut mencapai sekitar 7,5 persen sebelum akhirnya kembali mengalami penyesuaian mengikuti perkembangan pasar energi global.

Daftar Harga BBM Nonsubsidi Pertamina di DKI Jakarta

Berikut harga BBM nonsubsidi Pertamina yang berlaku di wilayah DKI Jakarta per 31 Mei 2026:

Jenis BBMHarga per Liter
Pertamax (RON 92)Rp12.350
Pertamax Turbo (RON 98)Rp14.400
DexliteRp13.150
Pertamina DexRp13.550

Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus memantau perkembangan harga minyak mentah internasional yang mengacu pada publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) maupun Argus sebagai dasar evaluasi harga pada periode berikutnya.

Selain menjaga stabilitas harga, perusahaan juga memastikan ketersediaan pasokan BBM tetap aman melalui pengawasan distribusi di seluruh wilayah Indonesia guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru