Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026. Mata uang Garuda diproyeksikan berada di kisaran Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS di tengah tekanan sentimen domestik dan global.
Baca Juga:
Yen Jepang tercatat melemah 0,11 persen, dolar Singapura turun 0,23 persen, won Korea Selatan melemah 0,56 persen, serta ringgit Malaysia terkoreksi 0,11 persen terhadap dolar AS. Selain itu, peso Filipina turun 0,24 persen dan baht Thailand melemah 0,18 persen.
Sementara itu, beberapa mata uang Asia lainnya justru mampu menguat terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,11 persen, dolar Taiwan menguat 0,19 persen, dan rupee India naik 0,28 persen.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi memburuknya data neraca transaksi berjalan Indonesia yang tercatat lebih besar dibandingkan ekspektasi pasar.
Menurutnya, defisit transaksi berjalan pada kuartal terbaru menjadi perhatian investor karena nilainya jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketahanan eksternal Indonesia.
Baca Juga:"Tekanan terhadap rupiah juga datang dari sentimen risk off yang masih membayangi pasar keuangan domestik," ujar Lukman.
Selain faktor domestik, pasar global juga masih dibayangi ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Investor saat ini menanti respons Iran terhadap proposal yang diajukan Amerika Serikat terkait upaya meredakan ketegangan kawasan.
Ketidakpastian geopolitik tersebut dinilai dapat memperkuat posisi dolar AS sebagai aset safe haven sekaligus menekan mata uang emerging market, termasuk rupiah.
Untuk perdagangan awal pekan ini, rupiah diperkirakan masih bergerak volatil dengan tekanan pelemahan yang cukup kuat apabila sentimen eksternal dan domestik belum mereda.
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun
Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS
Rupiah Diprediksi Fluktuatif dan Cenderung Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.600–Rp17.750 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Mei 2026 Diprediksi Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga BI
Rupiah Melemah ke Rp17.716 per Dolar AS, Sentimen Global dan Harga Minyak Jadi Tekanan