Kurs Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa, 28 April 2026. Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.210 hingga Rp17.260 per dolar AS.
Baca Juga:
Sentimen Global: Konflik AS-Iran Tekan Rupiah
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan tekanan terhadap rupiah dipengaruhi kondisi global, terutama konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga:Pasar saat ini mencermati potensi gangguan pasokan energi serta peluang dibukanya kembali jalur perdagangan di Selat Hormuz. Iran disebut mengajukan proposal baru untuk meredakan konflik dan membuka kembali jalur tersebut.
Sebelumnya, kekhawatiran meningkat setelah muncul laporan aktivitas militer di kawasan tersebut yang berpotensi mengganggu distribusi minyak dunia.
Dari dalam negeri, sentimen datang dari keputusan Moody's yang mempertahankan rating utang Indonesia di level Baa2.
Meski masih berada dalam kategori layak investasi (investment grade), outlook Indonesia direvisi dari stabil menjadi negatif. Hal ini memicu kehati-hatian pelaku pasar terhadap prospek ekonomi nasional.
Baca Juga:Pemerintah merespons dengan menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat pertumbuhan melalui berbagai kebijakan strategis.
Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini
Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, rupiah diperkirakan:
- Bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan
- Berpotensi ditutup melemah
- Berada di rentang Rp17.210–Rp17.260 per dolar AS
Dampak ke Ekonomi dan Masyarakat
Pelemahan rupiah berpotensi berdampak pada:
Baca Juga:
- Kenaikan harga barang impor seperti elektronik dan gadget
- Tekanan pada sektor industri berbasis impor
- Potensi inflasi jika pelemahan berlanjut
Pergerakan rupiah pada 28 April 2026 dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik. Konflik geopolitik dan revisi outlook kredit menjadi pemicu utama tekanan terhadap nilai tukar.
Pelaku pasar disarankan untuk terus mencermati perkembangan global serta kebijakan ekonomi dalam negeri guna mengantisipasi volatilitas yang masih berlanjut.
Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong
Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik