Minggu, 31 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 24 Desember 2025 Melemah di Tengah Tekanan Global

Arie - Rabu, 24 Desember 2025 10:04 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 24 Desember 2025 Melemah di Tengah Tekanan Global
net
Ilustrasi.
Besarnya kredit menganggur ini disebabkan oleh permintaan yang belum pulih sepenuhnya, karena pelaku usaha masih bersikap menunggu di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga:

Tak hanya sektor korporasi, rumah tangga juga cenderung menahan diri dalam mengambil kredit konsumsi, lantaran kekhawatiran terhadap prospek ekonomi ke depan. Meski bank sentral telah memberikan berbagai insentif dari sisi penawaran, dorongan dari sisi permintaan dinilai masih lemah.

Rupiah Diprediksi Masih Melemah

Dengan berbagai sentimen tersebut, Ibrahim memperkirakan bahwa rupiah masih berpotensi ditutup melemah pada perdagangan Rabu 24 Desember 2025, meskipun pergerakannya cenderung terbatas dan fluktuatif.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan

BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan

Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik

Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru