Minggu, 31 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 31 Oktober 2025

Arie - Jumat, 31 Oktober 2025 08:37 WIB
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 31 Oktober 2025
net
Ilustrasi.
Pada konferensi pers pascapertemuan, Gubernur bank sentral Jepang, Kazuo Ueda juga tidak menawarkan banyak rincian kapan bank sentral dapat menaikkan suku bunga lagi.

Baca Juga:

Hal ini memberikan tekanan besar pada yen, yang meluncur ke level terendah selama beberapa bulan di 153,52 per dolar saat Ueda berbicara. Mata uang Jepang juga anjlok ke rekor terendah terhadap euro di 178,39, sementara poundsterling naik 0,5% menjadi 202,45 yen.

"Ada kontras di sini antara Bank of Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 31 Oktober 2025

Pada perdagangan kemarin, Kamis (30/10/2025), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah ke level Rp16.636 per dolar AS, terkoreksi sebesar 0,11%. Penurunan rupiah ini terjadi bersamaan dengan pelemahan sejumlah mata uang utama Asia lainnya.

Baca Juga:
Dolar AS juga melemah 0,06% ke level 99,16. Mata uang Asia lain yang melemah antara lain yen Jepang turun 0,61%, dolar Singapura turun 0,15%, dolar Taiwan turun 0,34%, won Korea turun 0,52%, peso Filipina turun 0,27%, dan rupee India turun 0,52%. Yuan China melemah 0,15%, ringgit Malaysia turun 0,25%, dan baht Thailand turun 0,08%. Sementara itu, hanya dolar Hong Kong yang berhasil menguat 0,03%.

Pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS disebabkan oleh keputusan Bank of Japan untuk mempertahankan suku bunga di 0,5% setelah pertemuan kebijakan moneter dua hari. Bank sentral Jepang memilih pendekatan hati-hati dengan menunda kenaikan suku bunga, yang membuat yen anjlok ke level terendah selama beberapa bulan pada 153,52 yen per dolar AS.

Sementara itu, pasar juga mencermati perjanjian dagang yang potensial antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Trump telah menyetujui pengurangan tarif terhadap China sebagai imbalan atas dimulainya kembali pembelian kedelai AS oleh China. Namun, rincian kesepakatan masih minim dan belum ada kejelasan penuh dari pihak China.

Ahli strategi mata uang dari Bank of Singapore, Sim Moh Siong, menyatakan ada perbedaan kebijakan antara Bank of Japan yang masih berhati-hati menaikkan suku bunga dengan Federal Reserve AS yang berhati-hati memangkas suku bunga.

Penguatan atau pelemahan rupiah ke depan akan sangat dipengaruhi oleh dinamika kebijakan moneter global dan perkembangan hubungan dagang AS-China.Japan yang masih berhati-hati dalam kenaikan suku bunga, dan (Federal Reserve) yang berhati-hati dalam pemotongan suku bunga," kata Sim Moh Siong, ahli strategi mata uang di Bank of Singapore dikutip dari Reuters, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan

BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan

Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik

Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru