Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi
Arie - Selasa, 28 Oktober 2025 10:13 WIB
net
Ilustrasi.
Faktor Domestik: Pertumbuhan Ekonomi dan Sentimen Konsumen
Dari dalam negeri, Ibrahim memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2025 mencapai 4,9% secara tahunan (year-on-year/YoY), melambat dibanding kuartal sebelumnya yang sebesar 5,12%.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
"Pelemahan terutama berasal dari sisi domestik, yang tercermin dari penurunan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) pada September 2025," jelasnya.
Meski demikian, ia menilai prospek ekonomi akan membaik pada kuartal IV/2025, didorong oleh faktor musiman, belanja pemerintah yang meningkat, serta penyaluran Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebagai bagian dari stimulus ekonomi.
Baca Juga:Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan berada di kisaran 5%. Sementara itu, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) juga menaikkan proyeksi pertumbuhan Indonesia menjadi 4,9%, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya di 4,7%.
Ibrahim menambahkan, revisi naik tersebut didorong oleh kebijakan moneter pro-pertumbuhan dari Bank Indonesia (BI) serta meningkatnya arus investasi di sektor produktif.
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan
Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun
Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS
Komentar