Minggu, 31 Mei 2026

Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi

Arie - Selasa, 28 Oktober 2025 10:13 WIB
Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak fluktuatif cenderung melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga:

Rupiah diproyeksikan bergerak di rentang Rp16.620–Rp16.650 per dolar AS, seiring menantinya arah kebijakan moneter global dan perkembangan hubungan dagang AS–China.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Senin (27/10/2025), rupiah ditutup melemah 19 poin atau 0,11% ke level Rp16.621 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS menguat tipis 0,01% menjadi 98,95.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terpantau bervariasi. Won Korea Selatan naik 0,29%, diikuti yuan China yang menguat 0,15%. Sebaliknya, yen Jepang dan rupee India masing-masing turun 0,10% dan 0,51% terhadap dolar AS.

Baca Juga:
Pasar Global Fokus pada Kesepakatan Dagang dan Kebijakan Suku Bunga

Pengamat ekonomi dan mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan, arah rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika eksternal, terutama perkembangan negosiasi perdagangan antara AS dan China.

"Kerangka kesepakatan dagang yang tengah dibahas dapat mencegah kenaikan tarif AS hingga 100% terhadap barang-barang asal China. Presiden Donald Trump optimistis bisa mencapai kesepakatan dengan Beijing dan berencana mengadakan pertemuan di China maupun AS," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, Senin (27/10/2025).

Selain itu, laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang lebih rendah dari perkiraan turut memperkuat ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga acuan The Fed sebesar 25 basis poin.

Investor kini menanti panduan lanjutan terkait kemungkinan pelonggaran moneter tambahan hingga akhir tahun.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan

BI Perketat Aturan Pembelian Dolar AS, Rupiah Masih Tertekan

Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik

Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru