Kamis, 25 Juni 2026

Rupiah Loyo ke Rp14.452 Per Dollar AS

Redaksi - Senin, 20 Mei 2019 07:21 WIB
Rupiah Loyo ke Rp14.452 Per Dollar AS

Digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali melemah di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), Senin (20/5). Mengutip Bloomberg pukul 10.10 WIB, di pasar spot, rupiah pada level Rp 14.452 per dollar AS atau melemah 0,01% dari posisi sebelumnya Rp 14.450 per dollar AS.

Baca Juga:

Senasib, pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah ke level 14.478 per dollar AS atau melemah 0,06% dari posisi Rp 14.469 per dollar AS.

Pelemahan rupiah akibat efek perang dagang antara AS dan China yang membuat para investor menjauhi aset-aset berisiko.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menyampaikan, indeks dollar AS sebenarnya berpeluang turun ke kisaran 97,9—97,8 pada hari ini.

Kurs dollar AS pun berpeluang melemah terhadap beberapa mata uang utama dunia, seperti euro dan yen.

“Investor lebih memilih yen sebagai aset safe haven di tengah makin memanasnya perang dagang antara AS dan China,” ungkap Mikail.

Baru-baru ini AS melarang perusahaan telekomunikasi China Huawei untuk melakukan berbagai bentuk usaha dengan perusahaan telekomunikasi AS.

Sentimen perang dagang tersebut diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan rupiah pada hari ini di tengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Mikail memprediksi, rupiah akan melemah di kisaran Rp 14.460—Rp 14.480 per dollar AS pada hari ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Komentar
Berita Terbaru