Rupiah Loyo ke Rp14.452 Per Dollar AS
Digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali melemah di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), Senin (20/5). Mengutip Bloomberg pukul 10.10 WIB, di pasar spot, rupiah pada level Rp 14.452 per dollar AS atau melemah 0,01% dari posisi sebelumnya Rp 14.450 per dollar AS.
Baca Juga:
Senasib, pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah ke level 14.478 per dollar AS atau melemah 0,06% dari posisi Rp 14.469 per dollar AS.
Pelemahan rupiah akibat efek perang dagang antara AS dan China yang membuat para investor menjauhi aset-aset berisiko.
Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menyampaikan, indeks dollar AS sebenarnya berpeluang turun ke kisaran 97,9—97,8 pada hari ini.
Kurs dollar AS pun berpeluang melemah terhadap beberapa mata uang utama dunia, seperti euro dan yen.
“Investor lebih memilih yen sebagai aset safe haven di tengah makin memanasnya perang dagang antara AS dan China,” ungkap Mikail.
Baru-baru ini AS melarang perusahaan telekomunikasi China Huawei untuk melakukan berbagai bentuk usaha dengan perusahaan telekomunikasi AS.
Sentimen perang dagang tersebut diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan rupiah pada hari ini di tengah minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Mikail memprediksi, rupiah akan melemah di kisaran Rp 14.460—Rp 14.480 per dollar AS pada hari ini.
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Oktober 2026, Dolar AS Bertahan di Level Tinggi
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya