Bursa Asia Menguat di Awal Pekan
digtara.com | JAKARTA – awal pekan ini. Senin (18/3/2019) pukul 8.25 WIB Bursa Asia menguat di mana indeks Nikkei menguat 0,30% ke 21.515. Indeks Hang Seng menguat 0,35% ke 29.112.
Baca Juga:
- Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Desember 2025, Berpotensi Melemah di Tengah Sentimen The Fed
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 November 2025 Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS
- Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi
Indeks Taiex naik 0,10% ke 10.449. Indeks Kospi naik tipis 0,04% ke 2.176. Indeks ASX pun menguat 0,10% ke 6.181. Straits Times menguat 0,39% ke 3.212 dan FTSE Malaysia naik 0,10% ke 1.682.
Data produksi manufaktur Amerika Serikat (AS) pekan lalu turun dalam dua bulan berturut-turut hingga Februari. Aktivitas pabrik di New York mencapai level terendah dalam dua tahun terakhir.
Data ekonomi AS yang buruk menyebabkan pasar berspekulasi bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga acuan pada pertemuan 19-20 Maret pekan ini.
“Pasar menghitung tidak ada peluang kenaikan suku bunga pada bank sentral besar tahun ini, di luar Bank of England,” kata Alan Oster, group chief economist National Australia Bank seperti dikutip Reuters.
Pagi ini, harga komoditas seperti minyak dan emas turun. Sementara indeks dollar melanjutkan penurunan Jumat lalu. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 96,56.
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Desember 2025, Berpotensi Melemah di Tengah Sentimen The Fed
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 November 2025 Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi
Prediksi Pergerakan Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 16 Oktober 2025
Rupiah Diprediksi Melemah, Terdorong Ketidakpastian Ekonomi AS dan Sinyal Pelonggaran The Fed