Terlama di Indonesia, Ada Wilayah di NTT 83 Hari Tanpa Hujan

Rabu, 15 Juni 2022 20:00
foto: antara
ilustrasi kekeringan melanda sejumlah wilayah di NTT

digtara.com – Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat wilayah Rambangaru, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur, mengalami hari tanpa hujan dengan kategori ekstrem panjang.

“Di Rambangaru sudah 83 hari tanpa hujan,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi NTT Ryan Sudrajat, Rabu (15/6/2022).

Karena sudah 83 hari tanpa hujan, maka wilayah Rambangaru tercatat paling tinggi di Indonesia untuk kategori ekstrem panjang.

Selain Rambangaru, ada sejumlah wilayah lainnya di NTT yang mengalami hari tanpa hujan menengah hingga sangat panjang.
Ryan pun memerinci ada dua wilayah di NTT yang masuk kategori hari tanpa hujan sangat panjang yakni di Desa Kamanggih, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur 53 hari dan Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang 51 hari.

Sedangkan satu wilayah yang masuk kategori menengah yakni Dewa Tawui, Kecamatan Pinupahar, Kabupaten Sumba Timur yakni 11 hari.

Menurutnya, di Provinsi NTT pada umumnya berada pada kategori hari hujan dan hari tanpa hujan sangat pendek yakni 1-5 hari.

Dia menjelaskan, analisis curah hujan dasarian 1 bulan Juni, sebagian besar wilayah NTT mengalami curah hujan dengan Kategori rendah yakni 0-50 mm, tetapi beberapa wilayah juga masih ada yang mengalami curah hujan tinggi dan sangat tinggi.

Di sebagian kecil Kabupaten Kupang dan sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Utara mengalami curah hujan dengan kategori tinggi yakni 151 – 300 mm.

“Serta di sebagian kecil Kabupaten Sikka mengalami curah hujan dengan kategori sangat tinggi yakni 300 mm,” ujar Ryan.

Prakiraan hujan dasarian ke depan lanjut Ryan, pada umumnya rendah, tapi beberapa wilayah diprakirakan akan mendapatkan curah hujan menengah hingga sangat tinggi.
Pihaknya kata Ryan, secara rutin akan terus menyampaikan informasi terkait iklim di wilayah NTT, sehingga bisa diketahui masyarakat.