Sabtu, 04 April 2026

Desa di Selatan Indonesia Disulap Jadi Kampung Merah Putih

Imanuel Lodja - Minggu, 08 Agustus 2021 03:00 WIB
Desa di Selatan Indonesia Disulap Jadi Kampung Merah Putih

digtara.com – Menyambut hari kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia tahun 2021, Satgas Pengamanan Pulau Terluar XXIV Wilayah Timur menggagas dan membentuk Kampung Merah Putih. Lokasinya di Desa Oeseli, Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Baca Juga:

Baca: Gegara Masalah Sepele, Petani di Rote Ndao Sekarat Dibacok Teman

Desa Oeseli merupakan daerah paling terselatan Indonesia, yang berbatasan langsung laut dengan negara Australia, sehingga kampung merah putih ini dibentuk untuk meningkatkan kebanggaan, serta jiwa nasionalisme dan cinta tanah air kepada masyarakat.

Desa Selatan Indonesia kampung merah putih
Warga dan TNI mengecat rumah menjadi merah putih. (foto:istimewa)

Penggagas kampung merah putih, Komandan Satgas Pengamanan Pulau Terluar, Lettu Marinir Aghy Kauna mengatakan, pihaknya mengecat dan mewarnai seluruh tembok bangunan dengan warna dan nuansa merah putih. Selain itu menghias halaman rumah masyarakat dengan bendera dan umbul-umbul merah putih.

“Persiapan pembentukan kampung merah putih dilakukan dengan cara, personel Satgas Pulau Terluar bersama masyarakat juga membuat satu gapura, sebagai icon yang menandai gerbang masuk menuju kampung merah putih yang juga menjadi gerbang Selatan Bahari Nusantara,” katanya, Minggu (8/8/2021).

Desa di Selatan indonesia kampung merah putih
Kampung Merah Putih yang digagas prajurit marinir TNI AL. (foto: istimewa)

Menurut Aghy Kauna, kegiatan yang melibatkan Satgas Pam Pulau Ndana, Babinpotmar Lanal Pulau Rote dan masyarakat Desa Oeseli itu, untuk meningkatkan potensi maritim, menunjang wisata bahari yang berada di Rote Ndao karena di desa tersebut terdapat pantai yang indah, ombak yang bagus khusus bagi pecinta olahraga air dan para pengrajin tenun.

“Dengan adanya kampung merah putih ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Ini harus diteruskan, dijaga dan dikelola dengan baik karena dapat memancing wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke kampung ini,” ungka Aghy Kauna.

Lettu Marinir Aghy Kauna juga menegaskan, pembentukan kampung merah putih tersebut bertujuan, agar masyarakat di batas negara ini terus terpupuk jiwa nasionaslismenya dan selalu mengibarkan semangat merah putih, dalam setiap kegiatannya. Hal ini dapat menjadikan masyarakat sebagai mitra TNI dalam menjaga keutuhan dan keamanan di batas negara, khususnya di Selatan NKRI.

“Kami berharap hal ini dapat dijaga dan diteruskan serta dapat menjadi inspirasi segenap komponen lainnya, untuk bersama-sama dalam menjaga keutuhan NKRI dan mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tuntaskan Perkara Penebangan Kayu Mangrove, Polisi Periksa Sejumlah Saksi  Dan Bakal Sita Barang Bukti

Tuntaskan Perkara Penebangan Kayu Mangrove, Polisi Periksa Sejumlah Saksi Dan Bakal Sita Barang Bukti

Amankan Sidang di Pengadilan, Dua Anggota Polres Rote Ndao Luka Terkena Lemparan Baru

Amankan Sidang di Pengadilan, Dua Anggota Polres Rote Ndao Luka Terkena Lemparan Baru

Video Asusila Anggota Polres Rote Ndao Dengan Seorang Wanita Viral, Anggota Langsung Diproses Hukum

Video Asusila Anggota Polres Rote Ndao Dengan Seorang Wanita Viral, Anggota Langsung Diproses Hukum

Polres Rote Ndao Bangun Pos Pengamanan Lebaran Di Pulau Terluar

Polres Rote Ndao Bangun Pos Pengamanan Lebaran Di Pulau Terluar

Ditangkap di Rote Ndao, Tujuh WNA Uzbekistan dan China Dilimpahkan ke Imigrasi Kupang

Ditangkap di Rote Ndao, Tujuh WNA Uzbekistan dan China Dilimpahkan ke Imigrasi Kupang

Salah Paham Berujung Tawuran, Polisi Panggil Puluhan Siswa dan Orang Tua

Salah Paham Berujung Tawuran, Polisi Panggil Puluhan Siswa dan Orang Tua

Komentar
Berita Terbaru