Selasa, 08 September 2026

Diminta Mahasiswa Mundur dari Kapolda Sumut, begini Jawaban Irjen Whisnu

Arie - Senin, 01 September 2025 16:01 WIB
Diminta Mahasiswa Mundur dari Kapolda Sumut, begini Jawaban Irjen Whisnu
medanposonline.com
Diminta Mahasiswa Mundur dari Kapolda Sumut, begini Jawaban Irjen Whisnu

digtara.com -Puluhan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumut, Senin (1/9/2025).

Baca Juga:

Dalam aksinya, massa mendesak Kapolda SumutIrjen Whisnu Hermawan Februanto mundur dari jabatannya buntut insiden tewasnya driver ojek online, Affan Kurniawan, yang dilindas mobil taktis Brimob.

Selain menuntut pertanggungjawaban atas peristiwa tersebut, mahasiswa juga mengecam dugaan tindakan represif aparat terhadap rekan mereka saat aksi sebelumnya.

Mahasiswa Duduk Bersama Kapolda

Sekitar pukul 15.00 WIB, Irjen Whisnu keluar menemui massa aksi di gerbang masuk Polda Sumut. Ia mengajak para mahasiswa untuk duduk lesehan di tanah, mendengarkan langsung aspirasi mereka.

"Kami mendesak bapak untuk mundur. Ini adalah bentuk tanggung jawab secara moral dan institusional," tegas salah satu perwakilan mahasiswa, mengutip detik.com, Senin (1/9/2025).

Mereka juga meminta Polda Sumut mengusut tuntas dugaan kekerasan aparat saat pengamanan aksi.

"Dari SOP kepolisian yang kami amati, aparat tidak boleh tersulut emosi dalam menangani massa. Kami minta proses hukum yang transparan," tambahnya.

Jawaban Whisnu

Menanggapi desakan tersebut, Irjen Whisnu menegaskan kesiapannya untuk dipindahtugaskan, namun menekankan bahwa hal itu merupakan kewenangan Kapolri.

"Saya Kapolda Sumut sejak Juni 2024. Saya siap ditempatkan di mana saja. Kalau ada telegram rahasia (TR) dari Kapolri hari ini, saya pindah," ucap Whisnu di hadapan mahasiswa.

Ia juga menegaskan bahwa keluh kesah mahasiswa akan menjadi perhatian institusi kepolisian.

Aksi Tabur Bunga

Dalam aksinya, mahasiswa membawa poster bertuliskan "Solidaritas untuk Affan Kurniawan", "Kami Demonstran Bukan Anarko", hingga "Kalian Pengayom atau Pembunuh".

Mereka juga membentangkan spanduk yang menuntut pencopotan Kapolda Sumut.

Sebagai bentuk solidaritas untuk Affan, mahasiswa menggelar aksi tabur bunga di depan gerbang Polda Sumut. Bunga itu sebagian dilemparkan ke arah aparat kepolisian yang berjaga.

"Merekalah pembunuh itu, kawan-kawan. Ini bentuk solidaritas untuk Affan dan teman-teman kita yang menjadi korban represif," seru orator aksi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Imigrasi Sumut Perkuat Reformasi Birokrasi, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Imigrasi Sumut Perkuat Reformasi Birokrasi, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

521 Desa di Sumut Masuk Kategori Sangat Tertinggal, Pemprov Siapkan Program Rp50 Miliar

521 Desa di Sumut Masuk Kategori Sangat Tertinggal, Pemprov Siapkan Program Rp50 Miliar

Gempa  M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Mahasiswa di Kabupaten Ngada Curi Sepeda Motor dan Gadaikan ke Pengepul Besi Tua

Mahasiswa di Kabupaten Ngada Curi Sepeda Motor dan Gadaikan ke Pengepul Besi Tua

Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Jonatan Tarigan Desak Plt Bupati Langkat Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak

Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Jonatan Tarigan Desak Plt Bupati Langkat Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak

Sampaikan Sejumlah Tuntutan Atas Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PMKRI-DPRD TTU Teken Nota Kesepahaman Bersama

Sampaikan Sejumlah Tuntutan Atas Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PMKRI-DPRD TTU Teken Nota Kesepahaman Bersama

Komentar
Berita Terbaru