Siang Ini, Rupiah ke Level Rp14.198/U$D
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan siang ini nilai tukar rupiah belum mampu bangkit di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), Selasa (1/10).
Baca Juga:
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah pasar spot berada pada level Rp 14.198 per dolar AS atau melemah 0,02%. Rupiah telah melemah tujuh hari berturut-turut 0,80%. Pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar (Jisdor), rupiah ke Rp 14.196 per dolar AS atau melemah 0,16%.
Asal tahu, dolar AS tampak perkasa pada transaksi perdagangan Selasa (1/10) pagi. Mengutip data Reuters, pada pukul 08.30 waktu Singapura, indeks dolar naik ke atas level 99,459. Ini merupakan level tertinggi sejak 12 Mei 2017.
Menanggapi hal tersebut, Analis Monex Investindo Futures Faisyal mengatakan, koreksi rupiah didominasi oleh aksi demonstrasi lanjutan yang terjadi kemarin.
Unjuk rasa yang terus berlangsung dari pekan lalu membuat investor asing enggan masuk ke pasar keuangan dalam negeri.
Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, efek kembali memanasnya perang dagang akan menekan rupiah hari ini. Terlebih, Presiden AS Donald Trump menyerukan pembatasan investasi perusahaan AS ke China.
“Ini merupakan babak baru dari ketegangan sebelum pertemuan negosiasi dagang yang direncanakan di Oktober,” tambahnya.[kontan]
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Sentimen Defisit Fiskal Jadi Tekanan Utama
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Investor Waspadai Defisit Transaksi Berjalan
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Level Terburuk dalam 6 Tahun
Rupiah Diprediksi Bergerak Volatil di Kisaran Rp17.600–Rp17.700 per Dolar AS
Rupiah Diprediksi Fluktuatif dan Cenderung Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.600–Rp17.750 per Dolar AS