Rabu, 02 September 2026

BMKG: Gempa Guncang Dua Wilayah di Indonesia Dalam Sehari

- Kamis, 12 November 2020 15:36 WIB
BMKG: Gempa Guncang Dua Wilayah di Indonesia Dalam Sehari

digtara.com – Gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia pada Kamis (12/11/2020), berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG: Gempa Guncang Dua Wilayah di Indonesia Dalam Sehari

Baca Juga:

Hingga pukul 19.00 WIB, BMKG melalui laman resminya www.bmkg.go.id melaporkan, ada dua gempa yang goyangkan Nusantara hari ini.

Pada pukul 10.48 WIB, gempa pertama hari ini terjadi di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lindu tersebut berkekuatan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 24 kilometer.

Kemudian Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur juga turut digetarkan gempa. Lindu ini terjadi pada pukul 14.54 WIB. Berikut informasi mengenai dua gempa tersebut dari laman resmi BMKG:

Kodi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham Hari Ini 31 Agustus 2026: IHSG Berpeluang Naik, AMRT hingga INDF Jadi Pilihan

Rekomendasi Saham Hari Ini 31 Agustus 2026: IHSG Berpeluang Naik, AMRT hingga INDF Jadi Pilihan

16 Serangan Siber per Detik Mengincar Indonesia, Naik 93 Persen pada Semester I 2026

16 Serangan Siber per Detik Mengincar Indonesia, Naik 93 Persen pada Semester I 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026, Cek Level Support dan Resistance

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026, Cek Level Support dan Resistance

Menaker Yassierli: PKB Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Menaker Yassierli: PKB Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026 Diproyeksikan Bergerak di Rp17.750–Rp17.900 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026 Diproyeksikan Bergerak di Rp17.750–Rp17.900 per Dolar AS

Menhaj Minta PIHK Jangan Janjikan Berangkat Sebelum Visa Terbit

Menhaj Minta PIHK Jangan Janjikan Berangkat Sebelum Visa Terbit

Komentar
Berita Terbaru