Rabu, 15 April 2026

BMKG: Gempa Guncang Dua Wilayah di Indonesia Dalam Sehari

- Kamis, 12 November 2020 15:36 WIB
BMKG: Gempa Guncang Dua Wilayah di Indonesia Dalam Sehari

digtara.com – Gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia pada Kamis (12/11/2020), berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG: Gempa Guncang Dua Wilayah di Indonesia Dalam Sehari

Baca Juga:

Hingga pukul 19.00 WIB, BMKG melalui laman resminya www.bmkg.go.id melaporkan, ada dua gempa yang goyangkan Nusantara hari ini.

Pada pukul 10.48 WIB, gempa pertama hari ini terjadi di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lindu tersebut berkekuatan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 24 kilometer.

Kemudian Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur juga turut digetarkan gempa. Lindu ini terjadi pada pukul 14.54 WIB. Berikut informasi mengenai dua gempa tersebut dari laman resmi BMKG:

Kodi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi Postel Komdigi, Tanda Rilis Makin Dekat

Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi Postel Komdigi, Tanda Rilis Makin Dekat

Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah

Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah

Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar di Dekat Madinah, 24 Penumpang Selamat

Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar di Dekat Madinah, 24 Penumpang Selamat

Gandeng Kwarcab Pramuka dan sejumlah Stakeholder, PMI Kota Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran 2026

Gandeng Kwarcab Pramuka dan sejumlah Stakeholder, PMI Kota Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran 2026

LG QNED86 Resmi Meluncur di Indonesia, TV Mini LED 100 Inci dengan AI Processor dan Audio 9.1.2 Channel

LG QNED86 Resmi Meluncur di Indonesia, TV Mini LED 100 Inci dengan AI Processor dan Audio 9.1.2 Channel

LPA NTT Desak Piche Kota Segera Ditahan, Tolak Narasi "Suka Sama Suka"

LPA NTT Desak Piche Kota Segera Ditahan, Tolak Narasi "Suka Sama Suka"

Komentar
Berita Terbaru