Rabu, 11 Maret 2026

Pemulung Doyan Miras Ditemukan Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Selasa, 25 Februari 2020 03:42 WIB
Pemulung Doyan Miras Ditemukan Meninggal Dunia

digtara.com | KUPANG – Swingli Imanuel Kase (26), pemulung yang ditemukan meninggal dunia dikenal sebagai sosok yang sering mengkonsumsi minuman keras.

Baca Juga:

Abdullah (30), pimpinan korban yang ditemui di kediamannya, Senin (24/2/2020) mengakui kalau korban baru delapan bulan bekerja di tempat pengumpulan besi tua milik Abdullah di RT 13/RW 05, Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban bekerja selama enam hari di tempat tersebut. “Biasanya Sabtu sore hingga Minggu malam dia pulang ke rumah kerabat. Minggu malam atau Senin pagi baru korban kembali,” tandas Abdullah.

Minggu (23/2/2020), korban diketahui pulang ke rumah Abdullah sekitar pukul 21.00 wita. Korban diketahui langsung tidur dikamar belakang. Sekira pukul 23.00 wita, korban membangunkan istri Abdullah meminta uang Rp 10.000 dengan alasan membeli rokok namun tidak dilayani.

“Dia modus mau beli rokok padahal mau beli minuman keras. Dia datang dalam kondisi sempoyongan saat membangunkan istri saya jadi permintaannya tidak kami layani,” tambahnya.

Senin (24/2/2020), sekitar pukul 09.00 wita, Abdullah meminta karyawan yang lain membangunkan korban untuk makan pagi namun korban masih tidur. Sekitar pukul 13.00 wita, korban pun belum datang sehingga Abdullah sempat memarahi anak buah yang lain.

Karena belum juga masuk kerja, sekitar pukul 15.00 wita, rekan korban membangunkan korban namun korban sudah kaku.

“Dia susah dilarang kalau sudah mabuk. Tiap hari pasti mabuk,” tandasnya.

Yopi Tefa, rekan korban pun menyampaikan hal yang sama. Ia mengaku kalau hampir setiap malam korban mengkonsumsi minuman keras.

“Tiap akhir pekan pasti dia (korban) panggil kami untuk minum. Kadang dia datang dengan minuman di botol,” ujarnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Ipda Dominggus Duran, SH mengaku kalau dari pemeriksaan awal, korban diketahui mengkonsumsi minuman keras.

“Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari pemeriksaan awal, korban konsumsi miras jenis sopi,” tandas Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima.

Keluarga korban pun menolak dilakukan otopsi dan menerima kematian korban dengan membuat surat pernyataan.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke kampung halaman di Desa Lelobatan Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sekitar 150 kilometer dari Kota Kupang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Petani di Amfoang Barat Daya Ditemukan Meninggal Pasca Terbawa Arus

Petani di Amfoang Barat Daya Ditemukan Meninggal Pasca Terbawa Arus

Pelajar di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Pelajar di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Dihantam Gelombang Saat Memancing di Dermaga Sumba Timur-NTT, Warga Lampung Ditemukan Meninggal Dunia

Dihantam Gelombang Saat Memancing di Dermaga Sumba Timur-NTT, Warga Lampung Ditemukan Meninggal Dunia

Petani di Amfoang Utara-Kupang Ditemukan Tewas Terseret Arus

Petani di Amfoang Utara-Kupang Ditemukan Tewas Terseret Arus

Warga TTU-NTT Tewas Tersengat Listrik

Warga TTU-NTT Tewas Tersengat Listrik

Masalah Sepele, Pria di Sumba Barat Daya Tewas Ditebas Parang

Masalah Sepele, Pria di Sumba Barat Daya Tewas Ditebas Parang

Komentar
Berita Terbaru