Senin, 27 Juli 2026

Plafon Puskesmas Bati-TTS Roboh Saat Gempa Bumi

Imanuel Lodja - Senin, 27 Juli 2026 16:50 WIB
Plafon Puskesmas Bati-TTS Roboh Saat Gempa Bumi
ist
Plafon Puskesmas Bati-TTS Roboh Saat Gempa Bumi

digtara.com - Sejumlah kabupaten di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa bumi tektonik magnitudo 5,6 SR pada Minggu (26/7/2026) malam sekitar pukul 18.57 Wita.Gempa bumi ini mengakibatkan plafon Puskesmas Bati, Desa Nefokoko, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), rubuh dan berserakan.

Baca Juga:

"Benar, ada plafon rubuh dan berserakan akibat gempa bumi tadi malam," ujar Kepala Dinas Kesehatan TTS, dr. Ria Tahun pada Senin (27/7/2026).

Kadis menjelaskan plafon yang rubuh itu tepatnya di bagian loket dan sejumlah ruangan lainnya. Namun, ia memastikan tak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

"Keselamatan petugas dan pasien, itu utama. Jadi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," jelas Ria.

Selain itu, pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tetap berjalan seperti biasanya. Kemudian jaringan listrik yang putus juga sudah diinstalasi kembali oleh PLN.

Kemudian, Puskesmas Bati hanya melayani pasien rawat jalan dan gawat darurat, bukan rawat inap.

Baca Juga:
"Karena sangat berisiko sehingga sudah ada komunikasi dengan PLN untuk instalasi. Kemudian saat ini pelayanan kesehatan tetap berjalan," beber Ria.

Menurut Ria, plafon tersebut baru dikerjakan tahun 2025. Sehingga pihaknya akan mengecek ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk proses renovasi kembali karena masih dalam tahap pemeliharaan.

"Beta (saya) sudah tanya ke PPK untuk bisa langsung diganti karena tahun lalu itu baru selesai dikerjakan. Jadi beta sudah kontak dia untuk ganti (renovasi)," kata Ria.

Ia mengaku belum sempat mengecek secara langsung kerusakan tersebut. Sebab, saat ini dirinya masih melayat di rumah duka Kepala Puskesmas Bati, Wati Kolimon, yang meninggal setelah gempa bumi tersebut.

"Beta belum cek karena karena Kapusnya (kepala puskesmas) meninggal, makanya kami masih melayat, sekaligus kami komunikasi dengan petugas Puskemas Bati," imbuh Ria.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 5.3 SR pada kedalaman 44 kilomter.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,16° LS; 123,77° BT, atau berlokasi di darat pada jarak 18 km timur laut Kupang, NTT.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG dalam keterangannya.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas dan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti Kecamatan Sulamu, Fatuleu Barat, Kupang Timur, dan Oelamasi, Kabupaten Kupang.

Kemudian getaran juga dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan yang terjadi di Kota Kupang, Kota Soe, TTS, Kota Kefamenanu dan Kota Ba'a.

"Hingga pukul 18.24.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," jelas BMKG.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gempa 5,1 SR Guncang Aceh, Getarannya Sampai ke Medan

Gempa 5,1 SR Guncang Aceh, Getarannya Sampai ke Medan

Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka

Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka

Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun

Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun

Wilayah NTT Masuk Musim Kemarau Lebih Awal

Wilayah NTT Masuk Musim Kemarau Lebih Awal

Pertimbangan Cuaca, TN Mutis Timau Kembali Ditutup Untuk Berbagai Aktivitas

Pertimbangan Cuaca, TN Mutis Timau Kembali Ditutup Untuk Berbagai Aktivitas

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Angin Kencang

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Angin Kencang

Komentar
Berita Terbaru