Plafon Puskesmas Bati-TTS Roboh Saat Gempa Bumi
Baca Juga:
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG dalam keterangannya.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas dan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti Kecamatan Sulamu, Fatuleu Barat, Kupang Timur, dan Oelamasi, Kabupaten Kupang.
Kemudian getaran juga dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan yang terjadi di Kota Kupang, Kota Soe, TTS, Kota Kefamenanu dan Kota Ba'a.
"Hingga pukul 18.24.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," jelas BMKG.
Baca Juga:
Tim SAR Kerahkan Tambahan Tenaga Kesehatan Perkuat Layanan Kesehatan di Manggarai Timur
Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay
19 Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Gempa, Posko Kemanusiaan Dibangun Depan Mapolres
100 Paket Bansos Kapolda NTT Disalurkan Polres Ende Bagi Korban Gempa di Kecamatan Nangapanda
Update Terkini Gempa Flores: 48 Meninggal Dunia Dan 64 Orang Terluka