Mobil dan Tempat Usaha Tertimpa Pohon Tumbang di Kupang
Baca Juga:
Evakuasi kemudian dilakukan dengan memotong batang pohon menggunakan sensor, dan mengangkat potongan kayu menggunakan kendaraan operasional dari Polda NTT.
Berbekal peralatan seperti parang dan chainsaw, aparat dan warga masyarakat bergotong royong membersihkan sisa pohon dan daun yang tumbang
Baca Juga:Beberapa pohon yang berpotensi tumbang di jalan Fetor Foenay, Kecamatan Kolhua, ikut dibersihkan.
Kegiatan tanggap bencana pohon tumbang yang menimpa mobil, tempat usaha milik masyarakat dan memotong beberapa pohon yang berpotensi tumbang ini dihadiri Kasi Log, Wadanden Gegana, Pasi Ops Detasemen Gegana, Danki 2 Batalyon A Pelopor serta puluhan personel gabungan staf dari Detasemen Gegana dan Kompi 2 Batalyon A
Aparat keamanan dan warga serta pemerintah setempat memotong beberapa pohon yang berpotensi tumbang di jalan Fetor Funay.
Proses pembersihan dan evakuasi selesai pada pukul 14.20 Wita dalam keadaan aman dan lancar.
Kendaraan yang terdampak dievakuasi oleh personel gabungan Polsek Maulafa, Ditsamapta Polda NTT, Brimob Polda NTT, BPBD Kota Kupang serta dibantu warga setempat. Arus lalu lintas di lokasi kembali berjalan lancar.
Baca Juga:Untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari, Kapolsek Maulafa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah musim penghujan yang kerap disertai angin kencang.
"Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat berkendara, dan bagi warga yang memiliki pohon tinggi di sekitar tepi jalan, segera lakukan pemangkasan, jika pohon sudah terlihat tua dan rawan tumbang, sebaiknya ditebang. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan keselamatan dan menimbulkan kerugian material" pungkas AKP Fery
Hilang Sehari, Pria di Kupang Ditemukan Jatuh dan Meninggal Dalam Pembuangan Tahu
Kapolres Kupang Resmikan Sejumlah Fasilitas Saat HUT Bhayangkara Ke-80
Moment HUT Bhayangkara, Kapolresta Kupang Kota Beri Penghargaan Pada Puluhan Anggota Berprestasi
Gadis Disabilitas di Kupang Hamil, Diduga Disetubuhi Sejumlah Pria
Mantan Kapolres Kupang Jadi Direktur Reskrimsus Polda NTT