Jumat, 09 Januari 2026

Ngeri! Pria di Sumba Barat Daya-NTT Tewas Usai Serang Warga Kampung Lain

Imanuel Lodja - Rabu, 19 November 2025 07:56 WIB
Ngeri! Pria di Sumba Barat Daya-NTT Tewas Usai Serang Warga Kampung Lain
net
Ilustrasi.

digtara.com -Ambros (27), warga Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Baca Juga:

Korban Ambros meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam pada siku kanan, bahu kanan, punggung dan perut.

Ia terlibat kasus penyerangan di Hadu Eru, Kampung Billa Karendi, Desa Bukambero, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya pada Selasa (18/11/2025) petang.

Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu melalui Wakapolres, Kompol Jeffris Fanggidae membenarkan kejadian ini.

Baca Juga:
"Kasusnya berawal dari terjadinya pencurian satu ekor ternak kerbau jantan pada Selasa, 18 November 2025 subuh sekitar pukul 03.00 Wita," ujar Wakapolres dalam keterangannya pada Selasa malam.

Kerbau jantan milik Dita Pati Ole, warga Kampung Homba Goppo, desa Kalembu Kaha, Kabupaten Sumba Barat Daya dicuri oleh Ndara Yusuf.

"Ternak kerbau milik korban dicuri oleh Ndara Yusuf, warga Kampung Billa Karendi, Desa Bukambero, Kabupaten Sumba Barat Daya," tambah Wakapolres.

Aksi pencurian tersebut diketahui oleh Dita Pati Ole dan keluarganya sehingga mengejar pelaku pencurian, namun Ndara Yusuf berhasil lolos bersama hewan curiannya.

Sekitar Pukul 10.00 Wita, Ndara Yusuf malah menelepon pemilik kerbau, Dita Pati Ole. Dalam pembicaraan telepon tersebut, Ndara Yusuf malah meminta uang tebusan sebesar Rp 40.000.000 dan akan mengembalikan kerbau jantan milik korban Dita.

Namun tawaran tersebut ditolak oleh Dita Pati Ole sehingga terjadi pertengkaran antara Dita dan Ndara Yusuf melalui telepon.

Baca Juga:
Sekitar pukul 13.00 wita, pelaku pencurian Ndara Yusuf mengumpulkan keluarganya dari Kampung Kapaka Malenggeng, Desa Magho Linyo, termasuk diantaranya korban Ambros.

Mereka malah datang melakukan penyerangan terhadap Dita Pati bersama keluarganya di Kampung Homba Goppo, Desa Kalembu Kaha, Kecamatan Kota Tambolaka.

Rombongan Ndara Yusuf yang berjumlah 10 orang langsung menyerang Dita Pati Ole dan kerabatnya di Kampung Homba Goppo.

Namun rupanya, Dita Pati Ole dan warga di kampung tersebut sudah terlebih dahulu melakukan antisipasi. Mereka pun sudah berkumpul di kampung dan membalas serangan dari Ndara Yusuf Cs.

Karena jumlah masyarakat kampung Homba Goppo yang sudah antisipasi lebih banyak, maka pelaku Ndara Yusuf bersama rombongannya memilih kabur dan melarikan diri.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Komentar
Berita Terbaru