Senin, 12 Januari 2026

Gara-gara Pelepah Daun Kelapa, Petani Di Sumba Barat Daya Tewas Diserang Sejumlah Warga

Imanuel Lodja - Senin, 30 Juni 2025 16:25 WIB
Gara-gara Pelepah Daun Kelapa, Petani Di Sumba Barat Daya Tewas Diserang Sejumlah Warga
ist
Gara-gara Pelepah Daun Kelapa, Petani Di Sumba Barat Daya Tewas Diserang Sejumlah Warga

digtara.com -Penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi lagi di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Baca Juga:

Paulus Ngongo Dairo (43), petani asal Kampung Pu'u Kasa, Desa Kalembu Kanaika, kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya tewas setelah dibacok dengan parang.

Para pelaku masing-masing PDB alias Pilipus (43), AR alias Gusti (19), JB alias Jefri (21) dan MB alias Moris (24).

Para pelaku merupakan warga Desa Kalembu Kanaika, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Pu'u Kasa, Deaa Kalembu Kanaika, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya pada Minggu (29/6/2025).

Penyebabnya, hanya karena masalah pelepah pohon kelapa.

Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu melalui Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika yang dikonfirmasi pada Senin (30/6/2025) membenarkan kejadian ini.

"Kami sudah tangani dan memeriksa beberapa saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara kemudian mengamankan barang bukti," ujar Kasat.

Korban sendiri tewas di halaman rumah kakak kandungnya Marthen Malo Bili (58) di kampung Pu'u Kasa, Desa Kalembu Kanaika, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Peristiwa ini bermula pada Minggu pagi saat korban Paulus Ngongo Dairo melihat pelaku Pilipus sedang memotong pelepah daun kelapa.

Pohon kelapa tersebut merupakan milik korban. Korban pun menegur pelaku Pilipus agar tidak memotong pelepah daun kelapa tersebut.

Pilipus tidak terima ditegur dan malah memaki korban, lalu melempar batu ke arah korban.

Melihat peristiwa tersebut, Marthen Malo Bili berupaya untuk membantu melerai.

Namun pelaku Moris menarik Marthen. Saat itu Pilipus mengayunkan parang ke arah korban yang mengenai belakang telinga kanan korban.

Korban berupaya untuk melakukan perlawanan dengan menggunakan parang yang berada di pinggang korban.

Parang korban mengenai lengan dan tangan dari para pelaku Pilipus dan Gusti.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Komentar
Berita Terbaru