Senin, 12 Januari 2026

Emosi Laporan Dana BOS Dikoreksi, Operator SD di Kabupaten Sumba Barat Daya Tikam Pejabat Dinas PPO Dengan Pisau

Imanuel Lodja - Senin, 16 Juni 2025 16:58 WIB
Emosi Laporan Dana BOS Dikoreksi, Operator SD di Kabupaten Sumba Barat Daya Tikam Pejabat Dinas PPO Dengan Pisau
net
Ilustrasi.

digtara.com -Penganiayaan dengan senjata tajam (Sajam) terjadi di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT pada Senin (16/6/2025).

Baca Juga:

Aloysius Lede Bora (46), Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Bidang SD, dinas PPO Kabupaten Sumba Barat Daya ditikam dengan pisau hingga mengalami luka serius.

Warga Etakua, Desa Payola Umbu, Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya ini ditikam oleh Emanuel Karsianto Sukardana.

Pria berusia 25 tahun ini merupakan operator SD Katolik Ilhaloko, Mangganipi, Desa Mangganipi, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Benar, terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan Sajam," ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika pada Senin (16/6/2025).

Penikaman ini dipicu sikap emosi pelaku karena laporan pertanggungjawaban dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selalu dikoreksi korban.

Penganiayaan berujung penikaman ini bermula sekitar pukul .09 30 Wita saat pelaku datang ke kantor Dinas PPO Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Pelaku datang mengajukan laporan untuk pencairan dana BOS pada SD Katolik Ilhaloko Mangganipi," ujar Kasat.

Saat korban tiba di kantor dinas PPO Kabupaten Sumba Barat Daya dan mengajukan laporan pengajuan dana BOS kepada korban, korban mengoreksi laporan tersebut.

Namun korban meminta kepada pelaku untuk melengkapi surat Surat Pernyataan Telah Menerima Hibah (SPTMH).

Pelaku kembali ke SD Katolik Ilhaloko Mangganipi untuk mengambil SPTMH tersebut.

"Kemudian pelaku juga singgah di rumahnya dan mengambil sebilah pisau dan menyelipkan pada pinggang pelaku. pelaku kemudian kembali ke kantor Dinas PPO Kabupaten Sumba Barat Daya," tambah mantan Kasat Reskrim Polres Ngada.

Sekitar pukul 13.00 Wita, pelaku tiba di kantor Dinas PPO Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ia masuk ke ruangan korban. saat itu korban sedang duduk bersama Manase Umbu Rato (50)

"Karena sangat emosi, saat pelaku melihat korban, pelaku langsung menghampiri korban dan menganiaya korban dengan cara menikam korban sebanyak dua kali menggunakan sebilah pisau," urai Kasat.

Aksi nekat ini diduga dilakukan karena pelaku emosi.

"Pelaku diduga emosi karena sejak bulan Maret 2025, ketika pelaku mengajukan laporan dana BOS kepada korban selaku Kasi Kurikulum Bidang SD, selalu mendapat koreksi dari korban," tambah Kasat.

Korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit dan menjalani perawatan di RSUD Reda Bolo, Sumba Barat Daya.

Polisi sudah mengamankan pelaku dan barang bukti di Satreskrim Polres Sumba Barat Daya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tangani Sembilan Laporan Kasus Penyelundupan Manusia, Polres Rote Ndao Proses 39 Tersangka

Tangani Sembilan Laporan Kasus Penyelundupan Manusia, Polres Rote Ndao Proses 39 Tersangka

Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT

Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT

Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor

Selama Tahun 2025, Polda NTT Tangani 64 Kasus Perempuan dan Anak

Selama Tahun 2025, Polda NTT Tangani 64 Kasus Perempuan dan Anak

Sumba Barat Daya dan Sabu Raijua, Daerah dengan IPM Terendah di NTT

Sumba Barat Daya dan Sabu Raijua, Daerah dengan IPM Terendah di NTT

Warga Sumba Barat Daya Tewas Disambar Petir

Warga Sumba Barat Daya Tewas Disambar Petir

Komentar
Berita Terbaru