Peduli Pendidikan di Pelosok, Polres Sumba Barat Daya Bagikan Alat Tulis di Desa Tertinggal
digtara.com -Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan di wilayah terpencil diwujudkan melalui aksi sosial Polres Sumba Barat Daya dengan membagikan bantuan alat tulis kepada para siswa sekolah dasar di desa tertinggal.
Baca Juga:
Bantuan pendidikan diserahkan Kasat Binmas Polres Sumba Barat Daya, Iptu Simon Sonlae, bersama Kasi Keuangan Polres Sumba Barat Daya, anggota Sat Binmas, Kanit Binmas Polsek Wewewa Barat, serta Bhabinkamtibmas setempat.
Bantuan yang diberikan berupa buku tulis, bolpoin, pensil warna, serta buku bergambar edukatif. Bantuan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar serta memotivasi para siswa untuk terus mengejar cita-cita mereka.
Baca Juga:Kabid humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak di wilayah yang masih memiliki keterbatasan sarana.
"Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko agar seluruh jajaran Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga kamtibmas tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia, salah satunya melalui dukungan di bidang pendidikan," jelas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Bantuan alat tulis tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar siswa sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
Suasana penuh keakraban terlihat saat personel berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan motivasi belajar serta pesan-pesan positif tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan.
Melalui kegiatan sosial ini, diharapkan semangat belajar anak-anak di wilayah pelosok semakin meningkat, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis dan peduli terhadap kemajuan generasi penerus bangsa.
Baca Juga:
Pelaku Curanmor Diamankan Tim URC Polres Sumba Barat Daya Saat Patroli Malam
Sebarkan Foto Guru Agama di Media Sosial, Pria di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi
KPK Akhiri Program JNBA 2026 di Sumba Barat Daya
Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur
Anggota Polairud Bagi Bendera Pada Nelayan Pesisir dan Alat Tulis Bagi Anak Sekolah di Flores Timur