Pemuda di Kupang Ditebas Mahasiswa dengan Parang
digtara.com - Mario Aldion Ariandi Damaledo (26), harus dirawat di rumah sakit akibat penganiayaan berat menggunakan parang.
Baca Juga:
Mario yang juga warga Jalan RW Monginsidi II, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang dianiaya dengan parang di tanggul Paradiso, kilometer 6, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Rabu (9/4/2025) tengah malam.
Korban mengaku dianiaya dengan parang oleh Fidelis Gregorius Bili (21), mahasiswa asal Keluraham Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Rabu malam, korban dan rekannya Samuel Bunda, Yulinda Eli Manafe dan Florensa Lamawuyo sedang duduk di tanggul Paradiso, Kota Kupang.
Selang beberapa saat, pelaku datang bersama teman - temannya dan duduk berkumpul tidak jauh dari tempat korban dan teman-temannya duduk.
Salah satu teman pelaku menghampiri korban dan menanyakan mengapa korban dan rekan-rekannya memaki dan buka dada.
Samuel Bunda berusaha menjelaskan kalau tidak ada yang memaki seperti yang dituduhkan pelaku cs.
Pelaku pun datang mengancam Korban dan teman - temannya.
Korban melihat pelaku berlari menuju ke kamar kosnya di depan tanggul.
Saat kembali, pelaku datang ke arah korban sambil membawa sebilah parang.
Karena melihat pelaku sudah mengeluarkan parang, korban langsung lari dan pelaku pun mengejar korban.
Warga Bentrok, Rumah Dan Kios Serta Kendaraan Milik Warga Rusak
Situasi Kondusif, 100 Personil Polres Kupang Dan Brimob Polda NTT Siaga di Lokasi Bentrok
Bentrok di Perumahan Eks Pejuang Timor-Timur, Empat Warga Terluka dan Sejumlah Pelaku Diamankan
Beralasan Hendak Beli Kebutuhan Bayi, Mahasiswa di Kupang Curi Sepeda Motor di Parkiran Rumah Sakit
Diamuk Massa, Pelaku Curanmor Diamankan Anggota Resmob Polresta Kupang Kota