Selasa, 03 Maret 2026

Heboh Video Pasutri di Medan Jadi Korban Begal, Begini Faktanya!

Arie - Senin, 30 September 2024 19:02 WIB
Heboh Video Pasutri di Medan Jadi Korban Begal, Begini Faktanya!
suara.com
Pasutri di Medan Jadi Korban Begal Bikin Heboh, Begini Fakta Sebenarnya

digtara.com - Video yang menampilkan pasangan suami istri (pasutri) diduga menjadi korban begal usai terjatuh dari atas sepeda motor membuat heboh.

Baca Juga:

Video pasutri tersebut beredar di media sosial. Peristiwa terjadi di Jalan Tangguk Bongkar X, kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Dari unggahan akun instagram @TKPMedan, terlihat ada tiga pemuda hendak membantu korban yang terjatuh dari atas sepeda motornya.

Dua orang pemuda terlihat menarik tangan korban yang terjatuh. Saat sedang sibuk menolong, satu orang pemuda lainnya dengan santai membawa kabur sepeda motor korban.

"Kronologinya bapak dan ibu saya mau menuju jalan pulang. Tiba-tiba ada yang mendorong dan terjatuh," tulis dalam unggahan dilihat Senin (30/9/2024).

"Di lokasi itu sudah ada tiga orang, ketiganya pura-pura membantu," sambungnya.

Dalam keterangan video CCTV, tertera kalau peristiwa itu terjadi pada Minggu (29/9/2024) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Lantas, apakah benar peristiwa ini merupakan kasus begal?

Berdasarkan penelusuran, kasus ini bukanlah begal, melainkan pencurian sepeda motor modus pura-pura menolong.

Korban Syabridan Hutagalung (50) mengatakan saat itu ia dan istri Mawarni Koto (48) hendak pulang ke rumahnya di kawasan Medan Tembung, usai mengantar undangan ke rumah keluarga.

"Jalannya rusak, pas diujung itu agak nanjak sikit. Saya agak gugup, terjatuh isteri saya masuk parit. Terus saya juga jatuh nimpa isteri saya," kata pria yang sehari-hari berjualan sate keliling ini melansir suara.com.

Begitu terjatuh, kata Syabridan, ada tiga orang pria yang datang. Ia pun mengira ketiga pemuda itu hendak menolongnya.

"Awalnya, kirain karena mau nolong ya syukur lah. Sadarnya pas orang bilang kereta (sepeda motor) kok dibawa pergi. Disitu lah saya lemas terus," ucapnya.

Atas kejadian ini, Syahbridan telah mendatangi Polsek Medan Area untuk membuat laporan. Laporannya pun tertuang dengan nomor LP/B/750/IX/2024/SPKT/POLSEK MEDAN AREA, tertanggal Senin 30 September 2024.

"Saya berharap pelaku ketangkap. Karena kereta itu dipakai anak saya kerja," pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Poltak Tambunan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus curanmor ini.

"Mudah-mudahan cepat kita ungkap," katanya.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan

Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Komentar
Berita Terbaru