Teknik Engine Break di Mobil Matik
digtara.com – Engine Break atau mengurangi kecepatan dengan memanfaatkan putaran mesin, identik dengan mobil bertransmisi manual. Namun sebenarnya, teknik serupa bisa diterapkan pada mobil bertransmisi otomatis bisa menggunakan engine brake untuk mengurangi penggunaan rem.
Baca Juga:
Hanya saja, selama ini tidak sedikit pengemudi kendaraan roda empat matik yang memanfaatkan engine brake tersebut.
Alhasil, mereka lebih banyak menggunakan rem secara manual sehingga membuat perangkat pengurang laju kendaraan tersebut mengalami vapor lock.
Pada kondisi vapor lock atau adanya uap air pada saluran pengereman membuat sistem pengurang laju kendaraan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Sehingga, meskipun pedal rem sudah ditekan secara maksimal mobil masih tetap melaju.
Jika pengemudi tidak bisa segera mengendalikan laju kendaraan, bukan tidak mungkin kecelakaan bisa terjadi.
Hermas Efendi Prabowo, Owner bengkel spesialis Worner Matic, mengatakan, mobil matik sama halnya dengan mobil manual yang juga bisa menggunakan engine brake.
Cara ini berfungsi untuk mengurangi penggunaan rem serta mencegah terjadinya vapor lock pada sistem pengereman.
“Cara menggunakan engine brake cukup dengan memindahkan tuas transmisi dari posisi D ke posisi 2 atau L, sebaiknya hal ini dilakukan dalam kecepatan rendah,†ujar Hermas kepada Kompas beberapa waktu lalu.
Tuas Persneling…
Hermas menambahkan, tuas persneling bisa digeser saat kendaraan melaju pada kecepatan tidak lebih dari 30 Km per jam (Kpj).
Hal ini bertujuan adalah agar tidak menimbulkan overspeed pada kendaraan saat melaju. Dalam menggunakan engine brake, Hermas menyarankan digunakan saat kondisi jalanan menurun tajam.
“Penggunaan engine brake sebaiknya dilakukan pada jalan turunan yang curam. Tujuannya adalah untuk membantu kinerja rem, agar beban rem tidak terlalu berat,†tuturnya.
Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor ( TAM) Didi Ahadi juga mengatakan hal yang sama.
Didi menambahkan, penggunaan engine brake ini dilakukan untuk mengurangi laju kendaraan selain menggunakan sistem pengereman yang ada.
“Kalau untuk mobil matik bisa digeser ke gigi yang lebih rendah, itu juga engine brake sehingga mesin bisa menahan laju kendaraan,†tandasnya.
[AS]
https://www.youtube.com/watch?v=NxnInSWl0Tk
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur