Lagi, 33 Sumur Bor di NTT Diresmikan Kalemdiklat Polri
digtara.com -Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko, SIK M.Si meresmikan 33 sumur bor yang tersebar di sejumlah wilayah di NTT.
Baca Juga:
Pembangunan sumur bor tersebut telah dilakukan sejak Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko menjabat sebagai Kapolda NTT.
Program ini merupakan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih, sekaligus upaya menghadirkan fasilitas yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah NTT.
Kehadiran 33 sumur bor ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari, terutama di wilayah yang menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.
Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan erat dengan kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga:Ketersediaan air yang memadai juga mendukung berbagai aktivitas rumah tangga serta membantu masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Karena itu, pembangunan 33 sumur bor ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan dalam memperoleh air bersih sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara bertanggung jawab.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, SIK MH menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor yang telah dimulai sejak Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko menjabat sebagai Kapolda NTT merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan mendasar masyarakat.
"Pembangunan 33 sumur bor ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan akses air bersih. Program ini telah dimulai sejak Bapak Komjen Pol Dr. Rudi Darmoko menjabat sebagai Kapolda NTT," ujar Kabid Humas.
"Kami berharap sumur bor ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting yang berdampak langsung pada kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan fasilitas air bersih juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat.
Oleh karena itu, pemeliharaan sumur bor serta penggunaan air secara bijak menjadi hal penting agar sarana yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Bhayangkari Polres Manggarai Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Divisi Humas Polri Bagi Lansia Perempuan di Manggarai
Polri Punya Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”
Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi
Kapolres TTS Beri Peringatan Keras Bagi Anggota Polri dan ASN Polres TTS Tidak Menjadi Calo Penerimaan Anggota Polri
Penantian Warga Tanah Putih-Takari Soal Ketersediaan Air Bersih Terjawab Dengan Bantuan Sumur Bor Dari Kapolda NTT